Pasar 'BERES' Dideklarasikan di Pasar Turi, Hari Pasaran Bertambah

share on:
Bupati Kustini Tandatangani Deklarasi Pasar 'Beres' di Pasar Turi, Minggu (4/12/2022) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo resmikan Pasar Wage di Pasar Turi, Sleman, Minggu (4/12/2022). Dengan diresmikannya pasar yang sebelumnya hanya beroperasi sekali dalam sepekan, maka mulai sekarang bertambah menjadi dua kali yakni saat pasaran Pahing dan Kliwon.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-bersama-relawan-p24-anies-baswedan-tabur-benih-ikan-menabur-semangat-persatuan-8856

Peresmian Pasar Page tersebut Sebagai bentuk dukungan Bupati Sleman  pada kesempatan tersebut sekaligus meluncurkan Sistem Digitalisasi Pasar Turi bekerja sama dengan Bank BRI, Pemkab Sleman memberikan respon positif terhadap upaya penggunaan QRIS sebagai alat transaksi di Pasar Turi .

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kustini-ajak-pedagang-pasar-sesarengan-mbangun-sleman-9312

Pimpinan BRI Cabang Sleman Yuda Kencana Saputra menyampaikan, BRI telah mengupayakan seluruh pedagang Pasar Turi memiliki QRIS agar bisa menerima transaksi non tunai. Di Pasar Turi  ini kurang lebih baru.34 pedagang yang menyediakan layanan QRIS.

“Saat ini kami mencanangkan agar seluruh di pasar Turi memiliki QRIS. Benefitnya nanti pedagang tidak perlu jauh jauh setor ke bank, nanti otomatis masuk ke rekening bapak Ibu,” jelas Yuda.                                                           

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pasar-potrojayan-diresmikan-sanggup-menampung-331-pedagang--7495

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman RR Mae Rusmi Suryaningsih menyampaikan peresmian pasar Wage Turi merupakan inisiatif untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana Pasar Turi yang telah direvitalisasi pada tahun 2018 lalu.

“Ini khususnya untuk Pedagang Pasar Turi, sekarang tambah beroperasi menjadi 3 hari. Diharapkan nanti perekonomian khususnya di sekitar Pasar Turi bisa lebih menggeliat,” ujar Mae.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pasar-kangen-bunda-resmi-dibuka-di-hargobinangun-8384

Lebih lanjut Mae mengatakan, kini Pasar Turi telah bermitra dengan lembaga keuangan yang sah. Dengan adanya kerja sama tersebut, diharapkan tidak ada lagi transaksi ilegal di Pasar Turi, terutama dalam pembayaran retribusi .

Pada  kesempatan tersebut, Dinas Perdagangan Sleman sekaligus mendeklarasikan Pasar BERES atau Pasar Bebas Kridit Ilegal Menuju Sejahtera. “Harapan saya di Pasar Turi ini bisa menjadi contoh kedua sebelum seluruh pasar di Sleman menjadi BERES,” tandas Mae.       

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-danrem-hadiri-dialog-gubernur-diy-bersama-distributor-dan-pedagang-pasar-8852

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan merasa bangga dengan adanya kolaborasi antara Bank BRI dengan Pemerintah Kabupaten Sleman. Hal ini dinilai sebagai upaya yang baik melepas adanya transaksi ilegal. Mesti tidak mudah, namun Bupati mengajak semua pihak untuk betsama sama memberantas transaksi tidak sah termasuk transaksi melalui lembaga keuangan yang tidak resmi.

“Kalau pinjam dana pada bank bukan yang ilegal. Memang tidak mudah lepas dari Bank ilegal, namun monggo kita bersama-sama membersihkan pasar dari transaksi yang berlebihan atau kekurangan salah satunya dengan digitalisasi melalui lembaga keuangan yang sah,” kata Kustini dalam arahannya.                                                       

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pesan-perubahan-dari-yogya-anies-gemakan-keadilan-dan-persatuan-8845

Dengan didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sleman, serta Pimpinan Cabang BRI Sleman, Bupati Sleman Kustini melakukan penandatanganan Deklarasi Pasar BERES yang ditandai dengan pengguntingan pita sebagai bentuk peresmian Pasar Wage Turi. Kemudian dilanjutkan melakukan transaksi di pasar wage menggunakan QRIS. (*/Agn)


share on: