Yogyapos.com (YOGYA) - Semangat kemandirian pangan dan pelestarian lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Yogyakarta. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Raya Ikan Kelompok 'Banyu Mili' yang digelar di Kampung Ponggalan, Karangmiri, Kelurahan Giwangan, Kemantren Umbulharjo.
BACA JUGA: Oknum Anggota Dewan Sleman Ditahan Kejaksaan, Ini Penyebabnya
Kegiatan yang memanfaatkan saluran irigasi kampung sebagai sarana budidaya ikan tersebut menjadi contoh nyata pengelolaan lingkungan perkotaan yang produktif sekaligus mendukung program ketahanan pangan berbasis masyarakat.
Selain memberikan manfaat ekonomi, program ini juga mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
BACA JUGA: Sambut Pesta Bola, MyPertamina Siapkan Promo Menarik dan Merchandise Edisi Khusus
Panen raya tersebut mendapat perhatian dari berbagai unsur pemerintah daerah dan masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Ketua DPRD Kota Yogyakarta FX Wisnu Sabdono Putro, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Yogyakarta Eko Djoko Widiyatno, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta Rajwan Taufiq, Mantri Pamong Praja Kemantren Umbulharjo, Lurah Giwangan, Pinituwo Tuwanggono Kelurahan Giwangan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
BACA JUGA: Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yogyakarta menekankan pentingnya membangun kemandirian pangan dari lingkungan terkecil melalui pemanfaatan lahan dan fasilitas yang tersedia.
Sementara itu, DPRD Kota Yogyakarta menyampaikan dukungannya agar program serupa dapat dikembangkan di wilayah lain sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat perkotaan.
BACA JUGA: Restoran Plat B Hadir di Sleman, Sajikan Menu Tradisional Khas Indonesia Mulai Harga Rp 3 Ribu
Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi panen bersama di sepanjang saluran irigasi yang selama ini dimanfaatkan sebagai media budidaya ikan oleh Kelompok Banyu Mili.
Hasil panen yang melimpah menjadi bukti keberhasilan kolaborasi warga dalam mengelola potensi lingkungan secara kreatif dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Sambut Hari Bhayangkara, Polda DIY Laksanakan Tradisi Pengambilan Air Suci
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, personel Polsek Umbulharjo turut hadir melakukan pengamanan serta pengaturan di sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran aparat kepolisian juga menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berdampak positif bagi lingkungan dan kesejahteraan warga.
BACA JUGA: Dr Gr Sri Nurhartanto: UKM Wadah Aktivitas Mahasiswa, Pembentukan Kepemimpinan dan Karakter
Bhabinkamtibmas Kelurahan Giwangan, Aiptu Basyori Anwar SH, mengapresiasi semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dalam mengembangkan budidaya ikan berbasis lingkungan tersebut.
BACA JUGA: Danrem 072/Pmk Buka Gladi Panahan Kids dan Junior 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
"Program seperti ini tidak hanya bermanfaat untuk ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga. Lingkungan yang aktif digunakan untuk kegiatan positif akan menciptakan suasana yang lebih aman, nyaman, dan produktif bagi masyarakat," ujarnya seperti dilansir jogja.polri.go.id, Senin (22/6/2026).
BACA JUGA: KKN Mahasiswa UGM di Pesisir Manokwari, Merancang Regenerasi Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan saluran irigasi serta meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan agar keberlangsungan program dapat terus terjaga.
BACA JUGA: Kunjungi UAJY, Hermawan Kertajaya Siap Kolaborasi Pengembangan Kompetensi Pemasaran
Selain menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat, keberhasilan Kelompok "Banyu Mili" menunjukkan bahwa ruang-ruang publik di wilayah perkotaan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketahanan pangan, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga. (*)
