Misteri Mayat Lelaki di Dam Sungai Kretek 1 Terungkap Berkat Medote Penguapan Sidik Jari Laten

share on:
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Misteri mayat lelaki berusian 50-an tahun yang ditemukan mengambang di Dam Jembatan Kretek 1 Bantul akhirnya terungkap.

Ia tak lain Basuki Rahmat, laki laki kelahiran Tanjung Karang 02 Desember 1966. Alamatnya Jalan Yudhistira No 416 Kp Sawah Bandar Lampung, yang sebelumnya sengaja meloncat dari di Jembatan Jambu Sungai Code Dusun Gemblakan Bawah Suryatmajan Danurejan Yogyakarta..

“Kami mengumpulkan informasi berkaitan identitas korban. Ternyata ia Basuki Rahmat, laki laki kelahiran Tanjung Karang 02 Desember 1966. Alamatnya Jalan Yudhistira No 416 Kp Sawah Bandar Lampung,” kata Kasi Humas Polres Bantul, AKP I. Nengah Jeffry, di Bantul, Kamis (18/4).

BACA JUGA: Bus Haryanto Terbakar di Ringroad Gamping Sleman, Sepuluh Penumpang Selamat

Dikatakan, dalam penyelidikan kasus ini poliso mencari dan mengumpulkan barang pribadi milik korban yang ada di rumahnya Tanjung Karang 02  Bandar Lampung untuk dilakukan pengembangan dan pencarian sidik jari laten.

Petugas mengambil ulang sidik korban. Mengembangkan penyelidikan barang pribadi milik korban berupa 2 buah gelas kaca, 1 botol air mineral, 2 buah kantong plastik tempat menyimpan peralatan mandi.

Usai penemuan mayat pada 12 April 2024, Satreskrim Polres Bantul dipimpin oleh Kaur Identifikasi Iptu Tono Wibowo beserta 4 anggota Inafis melakukan olah TKP di Dam Kali Opak Jembatan Kretek I Kretek Parangtritis Kretek Bantul guna mencari identitas korban dan barang bukti yang tertinggal disana.

Selanjutnya tim melakukan pencarian identitas korban dengan menggunakan alat MAMBIS dan IPS. Setelah dilakukan berulang kali pencarian identitas dengan menggunakan alat MAMBIS dan IPS, tidak ditemukan identitas. 

Kemudian pada Selasa ( 16/4) tim Inafis Polres Bantul melakukan koordinasi dan bantuan backup dari Tim Inafis Polresta Yogyakarta dan Polda D.I.Yogyakarta. Dari pencarian dan mengumpulkan informasi berkaitan dengan laporan/kasus orang bunuh diri yang terjadi di Jembatan Jambu Sungai Code Ds Gemblakan Bawah Suryatmajan Danurejan Yogyakarta.

“Setelah informasi terkumpul, tim melakukan pencarian dan mengumpulkan barang pribadi milik korban,” katanya.

Setelah barang pribadi terkumpul, tim melakukan pengambilan sidik jari mayat di Kamar Jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda D.I. Yogyakarta.

Barang pribadi tersebut berupa 2 buah kantong plastik dan 1 buah botol mineral. kemudian dikembangkan dengan menggunakan metode fuming (penguapan).

BACA JUGA: Advokat TAPHI Ajukan 'Amicus Curiae' Sengketa Pilpres

Setelah muncul sidik jari laten pada objek barang tersebut, dilakukan pemotretan yang kemudian untuk dilakukan pemeriksaan dan perbandingan sidik jari mayat korban dengan sidik jari laten.

Dari hasil pemeriksaan sidik jari jempol kiri mayat korban dengan sidik jari laten yang ditemukan pada kantong plastik tempat perlengkapan mandi milik atas nama Basuki Rahmat. Ini berdasarkan teori Galton,  ditemukan 12 titik persamaan dan dinyatakan identik.

“Kesimpulan hasil penelusuran, setelah dilakukan beberapa langkah dan cara dalam pengungkapan identitas korban mayat tanpa identitas yang ditemukan di Dam Opak Jembatan Kretek Dsn Kretek Parangtritis Kretek Bantul, dengan informasi laporan orang bunuh diri yang terjadi di Jembatan Jambu aliran sungai code Kampung Gemblag bawah Suryatmajan Danurejan Yogyakarta, adalah rangkaian peristiwa yang sama dengan orang yang sama,” jelas Jeffry. (Spd)

 


share on: