MI Ma'arif Sambeng Bantul Gelar Kenaikan Tingkat Santri Pagar Nusa

share on:
Suasana apel pembukaan dan doa bersama jelang ujian kenaikan tingkat Pagar Nusa, Rabu (31/12/2025 || YP-Pagar Nusa

Yogyapos.com (BANTUL) - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Sambeng menggelar Kenaikan Tingkat Santri Pagar Nusa, di MI Sambeng III, Poncosari, Srandakan, Bantul, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses pembinaan bela diri sekaligus pembentukan karakter santri sejak usia dini.

BACA JUGA: Menyoal Transparansi Service Charge Hotel dan Restoran bagi Konsumen

Sebanyak 26 santri putra dan putri mengikuti kenaikan tingkat tersebut. Rinciannya, 23 santri naik dari sabuk polos ke sabuk kuning, sementara 3 santriwati naik dari sabuk kuning ke sabuk merah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 14.00 WIB dengan suasana tertib, disiplin, dan penuh semangat.

BACA JUGA: Songsong Pergantian Tahun, Prajurit Korem 072/Pmk Doa Bersama di Masjid Al Hidayah

Para peserta ujian kenaikan tingkat Pagar Nusa || YP-Pagar Nusa

Prosesi kenaikan tingkat diawali dengan apel pembukaan dan doa bersama. Hadir dalam kegiatan ini Kepala MI Ma’arif Sambeng, Alimah S.Ag, perwakilan Polsek Srandakan Ali Murtopo, perwakilan Koramil Srandakan Yuniyanta, serta doa yang dipimpin oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Srandakan, KH Nasrudin.

Dalam sambutannya, perwakilan Polsek Srandakan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Pagar Nusa di lingkungan madrasah. Ia menilai kegiatan tersebut sangat positif, terlebih dilaksanakan di tengah momentum pergantian tahun.

BACA JUGA: Pengurus LPTQ dan Rois Sleman Dikukuhkan, Bupati Harda Pesan Begini

“Di saat banyak anak-anak di luar sibuk dengan persiapan tahun baru, para santri di sini justru sibuk mengikuti kegiatan kenaikan tingkat. Ini adalah kegiatan yang sangat baik dan positif bagi calon generasi bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Cabang Pagar Nusa Bantul, Subowo SE, dalam pesannya menekankan pentingnya menjaga identitas santri dalam diri setiap pendekar Pagar Nusa. Menurutnya, kemampuan bela diri harus selalu diiringi dengan akhlak yang luhur.

BACA JUGA: Sambat: Catatan Budaya Akhir Tahun 2025

“Para santri Pagar Nusa tetaplah menjadi santri. Meskipun seorang pesilat, harus selalu mengedepankan akhlakul karimah di mana pun berada. Utamakan adab di atas ilmu,” tegasnya.

BACA JUGA: AKBP Novita Eka Sari: Kenaikan Pangkat Merupakan Pengakuan Negara Atas Dedikasi & Loyalitas

Kegiatan kenaikan tingkat ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kemampuan teknik bela diri, tetapi juga penilaian terhadap sikap, kedisiplinan, adab, dan tanggung jawab santri selama mengikuti latihan.

BACA JUGA: Korem 072/Pmk Lakukan Aktivasi Aplikasi Coretax Demi Capaian Tertib Pajak

Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif Sambeng menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan yang holistik, mengintegrasikan ilmu, keterampilan, serta nilai-nilai keislaman dan kebangsaan melalui ekstrakurikuler Pagar Nusa. (Markaban Anwar)

 

 

 

 


share on: