Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta membuka kirab budaya Merti Dusun Wonocatur Banguntapan Bantul, Jumat (27/6/2025).
Kirab dimulai dari titik start dan finish di Lapangan Cendonosari Rt 8 Rw 25, komplek Situs Budaya Makam Cendonosari. Turut hadir di acara ini Wakil Ketua DPRD BAntul Titis Ajeng Ganis Mareti dan Panewu Banguntapan I Nyoman Gunarsw dan Lurah Bashirudin.
BACA JUGA: Kapolres AKBP Novita Berterimakasih, Malam Pergantian Tahun Baru Islam Kondusif
Peserta kirab sebanyak 17 Bregodo, Jodhang Ponggok kayu Timo, Rombongan RT 11, 12 dan 21 beserta 1 Gunungan. Rombongan RT 13 beserta 1 Gunungan dan rombongan RT 22 beserta 1 gunungan.
Peserta lainya kelompok RT 23 dan 1 gununganya serta bu -ibu RW 25. Yang lainya Bregodho RW 25 besrta 1 gunungan. Rombongan RW 24 beserta 1 gunungan, wqrga RW 23 beserta 1 gunungan. Tidak ketinggalan juga kelompok PKK Padukuhan Wonocatur beserta 1 gunungan. Selain itu grup dari Gereja Kristen Jawa Wonocatur beseta 1 gunungan, Gereja Katolik Santo Mikhael Pangkalan Adi Sucipto beserta 1 gunungan, Gereja Kristen Siloam Injili Wonocatur beserta 1 gunungan. Peserta lainya Gusdurian, paguyuban pedagang Pasar Bantengan beserta 2 gunungan dan gerobag sapi dari kelompok ternak Catur Andini Wonocatu.
BACA JUGA: DPD IWOI Sleman Imbau Insan Pers Kedepankan Integritas Profesi
Kirab yang menjadi tontonan Masyarakat ini mengambil rute mengelilingi Dusun Waonocatur dengan jarak tempuh sekitar 1,6 km. Sedangkan diujung acara, gunungan diperebutkan warga.
Rombongan gerobak ikut kiran gunungan || YP-Supardi
"Kami bangga dan senang karena warga Wonocatur melestarikan Budaya Jawa adiluhung berupa merti dusun dengan diisi kirab budaya dan kegiatan lainya diantaranya berupa doa bersama,” kata Aris Suharyanta.
BACA JUGA: Kombes Pol Teguh Tri Prasetya Komit Upayakan Sleman Bebas Narkoba
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Bantul, Titis Ajeng Ganis Mareti. "Saya menyambut positif dan ikut memberikan dorongan agar merti dusun dapat dilestarikan,” kata Titis.
Menurut Ketua Panitia Partoyo, merti dusun ini merupakan acara rutin setahun sekali. Khusus untuk kali ini juga digelar doa bersama oleh ratusan orang pada Kamis (26/6) malam. (Spd)
