Yogyapos.com (MAKKAH) - Dibutuhkan upaya dan kesabaran saat akan mengikuti sholat Jumat di Masjidil Haram, Makkah Almukaromah. Seluruh jamaah umroh dari belahan dunia termasuk Indonesia memadati kawasan Masjidil Haram.
Mereka berbondong-bondong ke kawasan Masjidil Haram untuk menunaikan sholat Jumat, seperti juga yang dialami wartawan yogyapos.com pada 10 November 2023.
BACA JUGA: Sahari Nyatakan Muhammadiyah Solid Dukung AMIN, Abdul Halim Ingatkan Relawan Tetap Santun
Lantaran azan telah berkumandang, kami pun bersama sejumlah jamaah umroh PT Baitullah Tiga Kharisma (Batik) dengan didampingi Muthawif Ustadz Kilat Sambudi memilih tempat sholat di sepanjang jalan menuju Masjidil Haram. Sedangkan untuk bisa memasuki area Ka'bah, jamaah diharuskan memakai pakaian ikhram dan butuh waktu lebih awal antara 1-2 jam sebelum dikumandangkan azan, sebelum pintu ditutup oleh petugas.
BACA JUGA: Masjid Al Ghamamah, Di Sinilah Rasulullah SAW Memohon Hujan dari Ujian Kemarau Panjang
Cuaca siang sangat benderang, panas lumayan menyengat, dan sejauh mata memandang ke depan nampak sesak orang-orang bergerak ke arah masjid. Sedangkan keberadaan kami untuk menuju ke Ka'bah harus menempuh jarak sekitar 750 meter dengan durasi waktu sekitar 5-10 menit (tergantung situasi dan kondisi) dari Hotel Al Fajr Al Baeda 2.
Area Masjidil Haram adalah tanah suci, sholat pun boleh di trotoar dan sepanjang jalan || YP-Eko Purwono
Di sekitar area Tanah Haram (tanah suci) terlihat sangat bersih, sehingga jamaah cukup memanfaatkan lantai, bahkan aspal yang terdapat pada badan jalan.
BACA JUGA: Patroli Jumat Polwan Bantul, Sambangi Tempat-tempat Vital dan Dialog dengan Masyarakat
Nampak umat Islam dari seluruh penjuru dunia di sini terlihat sangat ramah, saling membantu dan saling menyapa meski terkadang sebatas memanfaatkan bahasa isyarat saja.
Dikutip dari sejumlah sumber, Tanah haram (Makkah dan Madinah) adalah tempat yang mulia. Di antara kemuliaannya adalah akan dilipatgandakan pahala shalat di masjid di tanah tersebut. Khusus untuk tanah haram di Makkah, kita ketahui bahwa pahala shalat di Masjidil Haram adalah 100.000 kali dari shalat di masjid lainnya.
BACA JUGA: Patroli Jumat Polwan Bantul, Sambangi Tempat-tempat Vital dan Dialog dengan Masyarakat
Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sholat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1.000 kali sholat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.
BACA JUGA: Ke Museum Wahyu Jabal Nur, Seolah Berada di Tengah Kehidupan Para Nabi
Usai sholat, sebagian besar jamaah umroh tak lekas berjingkat dari tempatnya. Kebanyakan diantara mereka memanjatkan doa dalam waktu yang relatif lama, itu terlihat di serambi masjid. Sesaat kemudian bergegas kembali ke hotel, karena disana telah ter hidang prasmanan makan siang.(Opo)
