Menteri Pariwisata Ikut Membatik di Giriloyo, Tapi Lilinnya Terlalu Banyak

share on:

Yogyapos.com (BANTUL) – Terkesan dengan batik, Menteri Pariwisata (Menpan) Widiyanti Putri Wardhana tergerak hasratnya. Ia kemudian membatik membatik saat berkunjung di Galery Kain Batik Giriloyo, Desa Wisata Wukirsari Imogiri Bantul, Kamis (23/1/2025).

“Kali ini saya membatik. Saya baru pertama kalinya membatik kain untuk membuat batik tulis tradsional,” tutur Widiyanti usai membatik kain.

Ia mengaku, membatik kain ternyata mengasyikkan. Namun memerlukan teknik dan ilmu tersendiri. Alatnya berupa "canthing" (untuk mengambil dan menulis) juga unik.

BACA JUGA: Catatan Micky Hidayat tentang Penyair Ulfatin Ch dan 'Gelombang Laut Ibu'

Dalam mengambil malam (lilin untuk membatik) caranya juga perlu teknik tersendiri. Alat itu juga harus ditiup supaya lancar dan hasil batikanya bagus, rapi.

“Saya tadi dalam mengisi alat itu lilinnya ternyata terlalu banyak (penuh) sehingga hasil batikannya terlalu tebal dan kurang rapi,” katanya, tersenyum.

Membatik kain merupakan seni tersendiri, penuh estetika dan kesabaran agar hasil batikanya bagus.

“Batik kain adalah tinggalan nenek moyang kita dan diakui dunia. Maka saya berharap kekayaan bernilai tinggi ini tetap dilestarikan dan terus dikembangkan, tukasnya.

BACA JUGA: Penyair Ulfatin Ch Membaca 'Gelombang Laut Ibu'

Sebelum membatik, dalam sambutanyya, Widiyanti mengatakan berdasarkan data bahwa Wukitsari merupakan Desa Wisata dunia. Ia juga membubuhkan namanya di kain batik dengan dipandu oleh seorang pembatik setempat.

“Ini suatu prestasi bagi Wukirsari. Selain merupakan kebanggaan kita semua, semoga semakin maju guna menguatkan pariwisata,” tuturnya.

Terkait kunungan Menpar, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berharap akan menambah kemajuan Wisata di Bantul. (Spd)


share on: