Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta rutin mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Semester Genap 2021/2022 diikuti oleh 470 mahasiswa dan 21 dosen pembimbing, di Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul dan KKN Nusantara di daerah domisili mahasiswa, sejak 28 Juni hingga 27 Juli 2022.
Program KKN Reguler 2022 terdiri dari dua jenis kegiatan, yakni KKN Reguler, sasarannya tak hanya pada peningkatan kualitas hidup atau kesejahteraan masyarakat, tetapi juga kompetensi mahasiswa peserta KKN untuk hidup di tengah masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan. “Penyelenggaraan program KKN Reguler 2022 diharapkan dapat menghasilkan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang lebih kreatif dan inovatif, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setelah masa pandemi. Program-program kerja KKN Reguler kali ini menekankan pada kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam upaya menyelesaikan permasalahan melalui pemberdayaan masyarakat yang berbasis potensi lokal,” ujar Rektor UKDW, Ir Henry Feriadi MSc PhD.

Para mahasiswa UKDW menuju lokasi KKN di Gunungkidul || YP-Ist
Sementara itu dalam sambutan pembukaan KKN, H Sunaryanta selaku Bupati Gunungkidul yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dra Siwi Irianti MSi mengatakan bahwa KKN merupakan wahana bagi mahasiswa untuk melakukan beragam kegiatan di lapangan bersama masyarakat, dengan tujuan pengabdian bagi masyarakat.
Di sisi lain, KKN juga merupakan cara membentuk karakter mahasiswa atau generasi muda yang unggul, serta memiliki empati dan kepekaan sosial yang kuat, sehingga kegiatan KKN memberi kesempatan pada mahasiswa untuk berlatih berpikir kritis dan analitis terhadap segala bentuk permasalahan yang dihadapi masyarakat sehingga mampu berkontribusi mencari solusi terbaik.
“Peran UKDW melalui kegiatan KKN diharapkan menjadi media pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakat Gunungkidul memiliki daya saing yang semakin kuat melalui program KKN yang aplikatif,” harapnya. (*)
