Mahasiswa PHP2D UKDW Giat Pelatihan Budidaya Lele

share on:
Suasana pelatihan budidaya lele di dalam ember disambut antusias peserta || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Di tengah pandemi Covid-19, Kelompok Studi Pembinaan dan Pemberdayaan Desa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mendapatkan hibah untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan PHP2D.

Menurut Drs Djoko Rahardjo MKes selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WD III) Fakultas Bioteknologi UKDW, judul proposal yang diajukan “Peningkatan Produktivitas dan Keberlanjutan Kampung Sayur Bausasran Menuju Kampung Mandiri Pangan Berbasis Urban Farming pada Masa dan Pasca Pandemi” merupakan kelanjutan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik sekaligus komitmen UKDW untuk berkontribusi pada program Gandeng Gendong Kota Yogyakarta.

Lebih lanjut Djoko menjelaskan bahwa pelaksanaan program PHP2D akan berlangsung selama tiga bulan dimulai dari bulan September hingga November 2020. “Kegiatan yang dilakukan fokus pada upaya produktivitas pertanian, meningkatkan kapasitas SDM dan jejaring pemasaran, meningkatkan kesejahteraan, serta meningkatkan kemitraan kampus dan kelompok tani. Di tengah pandemi ini, Tim PHP2D UKDW berkomitmen untuk dapat menjalankan program ini dengan baik dan melakukan berbagai adaptasi, penyesuaian program maupun metode sesuai dengan protokol kesehatan,” paparnya, Rabu (14/10/2020).

Pada tahun 2020 ini, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberi kesempatan kepada para mahasiswa untuk terjun membangun desa, melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dengan tema “Terwujudnya Mahasiswa yang Berdaya Saing Melalui Kolaborasi dalam Pengembangan Masyarakat Desa di Era Industri 4.0”.

Sementara itu Ester Nurhana Kusumawati selaku ketua kelompok dari Fakultas Bioteknologi menerangkan bahwa tim PHP2D telah memulai pelatihan Budidaya Ikan Lele dalam Ember sebagai wujud dukungan peningkatan produktivitas pertanian pada Jumat, 9 Oktober 2020 di Balai Dusun Bausasran. Pelatihan diikuti oleh 40 peserta dari perwakilan enam kelompok tani yang menjadi sasaran program PHP2D.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberi pengetahuan dan stimulus bagi kelompok tani untuk membudidayakan ikan dan kangkung secara efektif dan efisien, guna meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan produktivitashasil panen. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku saat ini, beberapa kegiatan seperti pelatihan semacam ini, pembuatan mini kios untuk pemasaran, lokakarya, dan penyerahan serta implementasi masterplan ekowisata akan dilakukan secara luring dan daring. Aktivitas yang memang harus dilakukan di lapangan, akan dibagi kedalam beberapa pertemuan dengan melibatkan sedikit orang dalam kelompok kecil,” terang Ester. (*/Met)

 


share on: