Lebih dari Seratus Orang Diduga Keracunan Makanan, Begini Kondisinya

share on:
Iring-iringan ambulan membawa para korban keracunan || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kasus diduga keracunan massal terjadi di Dusun Krasakan, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Minggu (9/2/2025). Hingga sore ini jumlah korban berjumlah ratusan orang. 

Koordinator Bidang Operasi Kesehatan, Diana Kusumawati berkata, keracunan makanan massal diketahui pada Minggu (9/2/2025). 

“Hingga pukul 15.30 WIB, jumlah korban sebanyak 130 orang,” kata Diana. 

BACA JUGA: FPB Inisiasi Deklarasi Insan Pers DIY Bersatu, Rencana Dihadiri Kapolda dan Danrem

Dia menjelaskan, sebelumnya para korban menyantap menu hidangan hajatan di rumah salah satu warga Dusun Krasakan pada 8 Februari 2025, pada pukul 08.00 WIB dilaksanakan ijab, lantas dilanjutkan acara resepsi pada pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. 

“Mulai pukul 19.00 WIB, sebagian warga yang menghadiri acara tersebut merasakan demam, pusing, menggigil dan diare,” jelasnya. 

Lantas, pagi harinya, para undangan yang juga warga setempat mengeluh hal yang sama.

BACA JUGA: Ikatan Wartawan Online Indonesia Peringati HUT ke-7 dan HPN 2025

“Lalu mereka memeriksakan ke rumah sakit dan Puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan,” ungkapnya. 

Salah satu korban mendapatkan penanganan medis || YP-Eko Purwono

Hingga pukul 18.00 WIB, para korban dirawat di sejumlah rumah sakit antara lain, RSUD Sleman sebanyak 47 orang, pulang 40 orang, mondok 4 dan oservasi sebanyak 3 orang. Di RSUD Muntilan terdapat 10 orang, terdiri rawat jalan 4, observasi 4 dan 2 orang opname. 

BACA JUGA: MES DIY Gandeng BPD Syariah Gelar 'Halal CDTS', Ini Tanggal Pelaksanaannya

Pasien di RS PKU Sleman berjumlah 20 oraang, opname 2 orang dan 18 pulang. Di Posko Kesehatan di Krasakan 45 orang. Penanganan Puskesmas Tempel I sebanyak 4 orang opname dan observasi 3 orang. Di RSA UGM terdapat 4 orang, opname 1pasien dan pulang 3 orang. RS Queen Latifah ada 6 orang dan seluruhnya pulang dan di JIH dirawat opname sebanyak 2 orang. 

BACA JUGA: Perhimpunan Advokat Alumni FH UII Membedah Pasal Kontroversial Tipikor

“Total korban 134 orang, opname 15, observasi10 dan awat jalan 109,” bebernya. 

Sementara itu, Kapolresta Sleman, Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, SIK MH membenarkan adanya peristiwa keracunan massal di Dusun Krasakan, pihaknya sedang mendalami pemicunya. 

“Saat ini sedang kita tangani penyebabnya. Tim kita sudah di lapangan,” tandas Edy menjawab konfirmasi yogyapos.com. (Opo) 

 

 

 

 

 

 


share on: