MES DIY Gandeng BPD Syariah Gelar 'Halal CDTS', Ini Tanggal Pelaksanaannya

share on:
Usai rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor OJK pada (7/2/2025) || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi halal dan meningkatkan literasi keuangan syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY Syariah sebagai sponsor utama akan menyelenggarakan Halal Cooking Demo & Talk Show (Halal CDTS) pada 14 Februari 2025.

Acara ini menjadi bagian dari Road to ICIHES 2025, sekaligus wujud nyata sinergi mendukung perkembangan ekonomi berbasis syariah dan industri halal di Indonesia.

Ketua DIH Rika Fatimah PL ST MSc PhD melalui rilis yang diterima yogyapos.com, Sabtu (8/2/2025), mengatakan sebagai Sponsor Utama, dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor OJK pada (7/2/2025), BPD DIY Syariah menegaskan komitmennya sebagai sponsor utama Halal CDTS.

BACA JUGA: Perhimpunan Advokat Alumni FH UII Membedah Pasal Kontroversial Tipikor

Acara ini diharapkan menjadi momentum strategis penguatan tekad berhijrahnya masyarakat untuk memilih sistem keuangan syariah melalui edukasi dan aktivasi berbagai produk perbankan syariah. Peserta yang yang belum memiliki rekening, diberikan kemudahan untuk membuka rekening sebelum acara berlangsung dan berkesempatan memenangkan door prize emas.

“Sementara bagi peserta yang telah memiliki rekening di BPD DIY Syariah dapat bersemangat bersama-sama bergerak hijrah dengn keluarga serta koleganya untuk mendukung beralih ke sistem keuangan syariah atau mengenal lebih jauh produk-produk perbankan syariah lainnya seperti buku tabungan haji, dan sebagainya,” ujarnya.

BACA JUGA: Makhaila Paramitha 'Jebolan Superkids Semarang' Terus Berkiprah Bersama Senada Digital

Kolaborasi Strategis dan Sinergi Ekosistem Halal, acara ini ditargetkan 150 peserta dengan klasifikasi 100 Majlis Ta’lim se-DIY juga didukung oleh 50 peserta berbagai mitra entitas halal seperti HCY, G2RT, PIH, Binaan BPD DIY, Pariwisata Halal dll. G2RT merespon baik tawaran dari BPD DIY Syariah untuk berpartisipasi dalam pembukaan rekening syariah secara kolektif guna memperkuat fondasi ekonomi berbasis syariah di tingkat desa. Kedepannya pula diharapkan kolaborasi G2RT & BPD Syariah DIY mampu mendukung syiar kawasan halal dan permodalan berbasis syariah untuk perdagangan global sebagai bagian kegoatan G2RT MES DIY.

BACA JUGA: Sambut Munas, DPD IKA UII Sleman Giat Jalan Santai Metode Nordic Walking

Rapat koordinasi yang menghasilkan berbagai keputusan strategis ini dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama, antara lain: perwakilan MES DIY yaitu, Pengurus Harian, Dandan Hermawan selaku Sekertaris Umum dibersamai oleh Bendahara Umum, Dana Suswati; Muhammad Fauzi Abdullah dan Tim Leader Project Event Management ; Departemen Industri Halal (DIH) dengan Ketua DIH Rika Fatimah PL ST MSc PhD, Nur Aisyah Haifani ST selaku Koordinator Industri Halal Berkembang 1: Edukasi & Media Halal sekaligus Person in-Charge dari Halal CDTS; Ir Edy Muhammad selaku Koordinator Industri Halal Inti 1: Produk & Kegiatan Halal (Kawasan Halal/Juleha); Kurnia Febra M SE MM dan Yunet Wahyuningsih selaku bagian dari Industri Halal Berkembang 2, Baiq Latifa SSi MSi dari Sekretariat G2RT Pusat. Adapun perwakilan dari BPD DIY Syariah Arif Wijayanto selaku Pemimpin Unit Usaha Syariah dan Moch Ichwan FR. Perwakilan Paguyuban G2RT Dalmugi dan Mardiana serta G2RT KmK4 Basuki Gending P. Edukasi, Kuliner Halal, dan Transformasi Keuangan Syariah.

BACA JUGA: Kapolda DIY: Bantul Pelopor Perubahan Sistem Pelayanan Pembuatan SIM Indonesia

“Halal CDTS tidak hanya akan menghadirkan demo memasak makanan halal, tetapi juga sesi talk show inspiratif bersama pakar industri halal dan keuangan syariah,” tandas Rika.

Acara ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup halal, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha halal untuk berkembang di ekosistem ekonomi syariah.

Dengan adanya sinergi antara MES DIY, BPD DIY Syariah, dan berbagai komunitas halal, Halal CDTS diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan dan inklusif. (*/Red)


share on: