Laknas IPNU, Gus Hilmy: Kepemimpinan Tumbuh dari Akar Tradisi, Tak Instan

share on:
Peserta Latihan Kader Nasional (Laknas) dan Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Diklatnas) yang diselenggarkan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), di Gedung Asrama Haji Jalan Ring Road Utara, Sinduadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Kamis (29/5/2025) || YP-Markaban Anwar

Yogyapos.com (SLEMAN) - Anggota DPP RI Dr H Hilmy Muhammad MA menegaskan, kepemimpinan tidak lahir instan. Ia tumbuh dari akar tradisi, teruji dalam pengabdian, dan mengakar dalam nilai.

Penegasan tersebut disampaikannya dalam Latihan Kader Nasional (Laknas) dan Pendidikan dan Pelatihan Nasional (Diklatnas) yang diselenggarkan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), di Gedung Asrama Haji Yogyakarta, Jalan Ring Road Utara, Pogung Lor, Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Kamis (29/5/2025).

BACA JUGA: Dugaan Kekerasan di Ponpes Ora Aji Oleh 9 Pelaku Dewasa & 4 Dibawah Umur

Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang biasa disapa Gus Hilmy tersebut mengingatkan bahwa integritas dan kompetensi adalah dua sayap pemimpin berkelanjutan.

Gus Hilmy (kanan) usai mengisi materi Laknas || YP-Markaban Anwar

“Kepemimpinan tidak lahir instan. Ia tumbuh dari akar tradisi, teruji dalam pengabdian, dan mengakar dalam nilai. Mari jaga nilai, kuatkan jaringan, dan terus menjadi etalase kebaikan Nahdlatul Ulama di ruang publik,” ujar Gus Hilmy.

BACA JUGA: Presiden Macron Anugerahkan Grand Croix de la Legion de'Honneur pada Prabowo

Gus Hilmy juga mengajak seluruh kader IPNU untuk tidak hanya memahami aspek teoritis kepemimpinan, tetapi juga menerapkannya dalam aksi nyata di lingkungan masing-masing.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Sustainable Leadership: Navigating the Future’ ini berlangsung sejak Rabu-Sabtu (28- 31/5/ 2025. Suatu kegiatan yang menjadi komitmen nyata IPNU dalam mencetak kader pelajar yang siap memimpin di tengah tantangan zaman dan mengemban amanah estafet kepemimpinan Nahdlatul Ulama.

BACA JUGA: ATM SMBC di Jalan Sudirman Bantul Terbakar, Sebanyak Ini Kerugiannya

Selama empat hari, para peserta mendapatkan pembekalan materi tentang kepemimpinan berkelanjutan, manajemen organisasi, digitalisasi gerakan pelajar, serta wawasan kebangsaan dan global. Kegiatan ini juga menghadirkan tokoh muda NU, akademisi, serta pemimpin lembaga sebagai narasumber.

Para pemateri dan Pengurus IPNU || YP-Markaban Anwar

Puluhan peserta terpilih dari berbagai daerah mengikuti agenda kaderisasi ini sebagai bagian dari upaya strategis menyiapkan generasi penerus NU yang unggul secara intelektual, matang secara emosional, serta kuat dalam prinsip ideologis dan ke-NU-an.

BACA JUGA: Intervensi Gugatan terhadap Rektor UGM, Kuasa Hukum Siap Tanggapi Tertulis

Ketua Umum PP IPNU, Muh Agil Nuruzzaman, dalam sambutan pembukaan kegiatan, menegaskan bahwa pada tahap seleksi peserta kegiatan ini telah diikuti 123 calon peserta Laknas dan 257 calon peserta Diklatnas dari perwakilan cabang IPNU seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, ia menyampaikan selamat kepada peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi Laknas dan Diklatnas PP IPNU 2025.

BACA JUGA: Jenderal Maruli Simanjuntak Tekankan Hidup Sederhana dan Kesejahtaraan Prajurit

“IPNU bukan sekadar organisasi pelajar. Kita adalah bagian penting dari mata rantai estafet kepemimpinan Nahdlatul Ulama. Kaderisasi seperti ini adalah bentuk ikhtiar untuk melahirkan pemimpin berkelanjutan, yang mampu menjaga tradisi sekaligus menjawab tantangan modernitas,” tegas Agil. (Markaban Anwar)

 


share on: