Kunker Menteri Sakti ke KNMP Pantai Baru Bantul, Disambut Ratusan Nelayan

share on:
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan kunjungan kerja (kungker) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul pada Jumat (2/1/2026) || YP-ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul setelah selesai dibangun pada Januari 2025, segera akan menjadi model seperti Kampung Nelayan Merah Putih yang telah dibangun 18 bulan silam di Biak dan hasilnya cukup bagus. 

BACA JUGA: Otopsi Sosial 2025 Menuju Indonesia Versi Baru

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan kunjungan kerja (kungker) di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pantai Baru, Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul pada Jumat (2/1/2026). 

BACA JUGA: Menyoal Transparansi Service Charge Hotel dan Restoran bagi Konsumen

Kedatangan Menteri KKP dan rombongan disambut oleh Bupati Bantul yang dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah bangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang diakhiri dengan menyapa ratusan nelayan di pesisir pantai selatan Bantul. 

‎"Ya ini nanti ada bantuan beras nanti bapak-bapak nelayan bisa bawa pulang dan amplop berisi uang. Ya untuk ganti tidak melaut hari ini," kata Sakti Wahyu Trenggono disambut tepuk tangan meriah oleh ratusan nelayan. 

BACA JUGA: Migrasi Aman Diperkuat, BP3MI Sumbar Catat Kinerja Penempatan dan Perlindungan PMI 2025

Sebelum meninggalkan Kampung Nelayan Merah Putih menuju lokasi kungker lainnya di Semarang, Jawa Tengah, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan kedatangan dirinya ke Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Bantul untuk melihat progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebab pada bulan Januari 2025 seluruh pembangunan harus selesai. 

BACA JUGA: Kejari Bantul Selidiki Dugaan Korupsi di Pemkal Wonokromo, Bupati Serahkan Hasil Audit

‎"Sebelumnya saya juga sudah melihat progres pembangunan Kampung Merah Putih di Cirebon, Pati, Tuban, Purworejo dan hari ini di Bantul. Saya ingin lihat bagaimana progres pembangunannya sebab pada bulan Januari ini harus selesai," katanya. 

Sakti mengatakan, produktivitas para nelayan tersebut meningkat hingga 121 persen nilai tukar nelayan juga meningkat signifikan," ujarnya.  

BACA JUGA: Pemkal Girikerto Sleman Melaunching 'Semar Ndalil' untuk Ketahanan Pangan

‎Pihaknya berharap jika Kampung Nelayan Merah Putih ini sudah jadi dan beroperasi maka akan membantu Pemkab Bantul Bantul dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. 

‎"Di Kampung Nelayan Merah Putih ini ada berbagai fasilitas yang bisa diakses nelayan seperti tempat perbaikan kapal, ada tempat toko untuk penjualan peralatan tangkap ikan, ada tempat kuliner hingga tempat cold storage untuk menyimpan hasil tangkapan nelayan," ujarnya. 

BACA JUGA: Warga Dusun Sedan Mengawali Tahun 2026 dengan Pengajian

‎"Tapi tadi saya minta ada beberapa bangunan yang perlu diperbaiki dan saya sudah minta untuk diperbaiki oleh pihak yang membangun Kampung Nelayan Merah Putih di Bantul ini," tuturnya. 

‎Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan Kampung Nelayan Merah Putih mengintegrasikan segala kebutuhan nelayan mulai dari docking kapal, bengkel kapal hingga ada cold storage yang belum pernah ada di Bantul. 

BACA JUGA: Tanpa Jarak, Presiden Prabowo Habiskan Malam Tahun Baru Bersama Warga di Posko Pengungsian

‎"Oleh karenanya ekosistem nelayan bisa lebih bergerak karena adanya berbagai fasilitas yang dibutuhkan oleh nelayan," katanya. 

‎Tradisi melaut di Bantul ini belum lama berlangsung dibandingkan tradisi melaut nelayan di Pantai Utara Pulau Jawa sehingga budaya bahari ini ingin dibangun di Bantul dengan fasilitas yang lengkap sehingga jumlah nelayan di Bantul itu akan semakin banyak.  (*/inm)


share on: