GBPH Prabukusumo Berharap 'Lada Manis' Sleman Diikuti 4 Kabupaten Kota

share on:
Ketua PMI DIY GBPH H Prabukusumo || YP-Yuliantoro

Yogyapos.com (YOGYA) - Ketua PMI DIY GBPH H Prabukusumo menegaskan kembali ‘Lada Manis’ di Sleman patut diapresiasi. Lada Manis merupakan program Pemkab Sleman bekerjasama dengan PMI setempat memberikan bantuan pendanaan, sehingga layanan darah bisa terjangkau, bahkan gratis dan berkualitas baik.

“Sejak tahun 2020 layanan gratis ini baru di Sleman, kabupaten dan kota lain di DIY belum ada. Karena itu, saya meminta kepada empat kabupaten kota lainnya  untuk mengikuti jejak Pemkab Sleman memberikan layanan darah gratis ini. Bahkan, nanti bisa menjadi program nasional,” katanya, disela acara donor darah, di LP2K Sun Marino Indonesia, Yogyakarta, Sabtu (9/12/2023).

BACA JUGA: Seru! Lomba Pacuan Kuda Kepang Kembali Digelar di Sendangarum

Keluarga besar Jogkem Group bekerjasama dengan Joxzin Lawas dan PMI Kota Yogyakarta menggelar aksi donor, Sabtu, 9 Desember 2023. Aksi Donor Darah yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB, ini bertepatan dengan HUT ke-10 Jogkem Grup. Data panitia, peserta pendaftaran donor darah sebanyak 103 orang dan yang bisa diambil darahnya 69 orang. Jumlah ini melebihi dari jumlah yang ditargetkan 50 orang.

Peserta donor darah || YP-Yuliantoro

Lebih lanjut kepada  yogyapos.com usai melakukan peninjauan aksi donor darah Jogkem Grup, Prabukusuma mengatakan Program ‘Lada Manis’ bekerja sama dengan PMI Sleman menyediakan 10.000 kantong darah yang bisa diakses secara gratis oleh penduduk ber-KTP Kabupaten Sleman. Program ini masih berjalan hingga saat. Pemkab Sleman setiap tahun selalu menganggarkan dana untuk “Lada Manis” ini.

BACA JUGA: PT Bank BPR Bantul Lakukan Penarikan Undian Tabungan dan Kredit di Laguna

“Setiap tahun dianggarkan oleh Pemkab melalui APBD. Mengenai jumlahnya masih kisaran 10.000 kantong per tahunnya. Ini sangat bermanfaat, membantu warga masyarakat sehingga PMI DIY berharap program serupa bisa terwujud di Kabupaten  dan Kota di DIY, termasuk bisa menjadi percontohan nasional,” ujarnya.

BACA JUGA: Eksplorasi One UI 5.1 di Galaxy M34 5G Biar Hape Makin Gacor

Dikatakannya, walaupun gratis pemberian kepada warga, namun PMI Sleman menjamin kualitas darah yang didonorkan. Dalam pengadaan kantong darah, PMI diawasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito. Hasil quality control (QC) dinyatakan seluruh parameter komponen darah yang diproduksi PMI Sleman memenuhi standar. Kontrol terhadap kualitas kantong darah dilakukan rutin.

Ketua Panitia Penyelenggara, Liliek Hary Saputro mengatakan, kegiatan Donor Darah bertujuan untuk ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas hari ulang tahun Bakpia Jogkem ke 10 tahun, yang jatuh pada 11 Desember mendatang.

BACA JUGA: PDIP Bantul Optimis Ganjar-Mahfud Raih 75 Persen Suara

“Sebenarnya, kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh Bakpia Jogkem. Kebetulan pada tanggal 11 Desember adalah peringatan hari Ulang Tahun Bakpia Jogkem ke 10 tahun, kita laksanakan pada hari Sabtu karena biasanya lebih luang, dan kita laksanakan pada hari ini,” kata Liliek.

Direktur Utama Jogkem Group, Arya Ariyanto SE MMPar, mengatakan aksi Donor Darah adalah salah satu bentuk aksi kemanusiaan, untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Selain itu, kegiatan dilaksanakan bertujuan merajut solidaritas dan kepedulian sosial. (Tor)


share on: