Kemenag Bantul Imbau Peniadaan Kegiatan Keagamaan di Zona Merah

share on:
Sukamta SPd, Kabag Administrasi Kesra Setda Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Mensikapi perkembangan persebaran Covid-19 akhir-akhir ini, kebijakan pelaksanaan kegiatan keagamaan di Kabupaten Bantul mematuhi ketentuan yang diberlakukan oleh Kementrian Agama (Kemenag) RI. Terutama mengenai peniadaan pelaksanaan kegiatan keagamaan di daerah yang kategori Zona Merah.

“Kami Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Bantul tidak mengeluarkan ketentuan tentang pelaksanaan peribadatan. Yang mengeluarkan adalah kemungkinan Kementrian Agama. Maka kami juga mengikuti ketentuan yang berlaku dan tidak mengeluarkan ketentuan tersendiri,” kata Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Bantul, Sukamta SPd kepada yogyapos.com, di Ruang Kerjanya, Senin (21/6/2021).

Dikatakan, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Bagian Kesra Setda Bantul antara lain mengurusi para Rois termasuk memberikan pembinaan dan kesejahteraan. Itupun sudah dilaksanakan dan untuk melaksanakan kegiatan serupa tahap berikutnya masih dalam perencanaan lebih lanjut untuk disesuikan dengan perkembangan pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bantul H Aidi Johansyah SAg MM, menyatakan terkait dengan pandemi Covid-19, pihaknya akan mengefektifkan Surat Edaran dari Mentri Agama.

“Surat edarannya Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pembatasan Pelaksanaan Kegiatan Keagamaan. Ini ditanda tangani dan disyahkan oleh Mentri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada 15 Juni 2021 di Jakarta,” kata Aidi.

Surat Edaran ini antara lain menginstruksikan kegiatan keagamaan di daerah Zona Merah ditiadakan sementara, sampai ditetapkan kondisi aman dari Covid-19 dan juga menyesuaikan ketentuan Pemerintah setempat.

Itu sebabnya, Kabupaten Bantul juga mengikuti ketentuan tersebut, yang diharapkan diikuti pula oleh masyarakat. Maklum, wilayah Bantul semakin rawan Covid-19. Bahkan kabar terakhir ada 49 santri di salah satu Pondok Pesantren di Timbulharjo diduga terkena Covid-19. (Supardi)

 


share on: