Yogyapos.com (SLEMAN) - Percepatan pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 terus dilakukan, PT Adhi Karya (Persero) selaku pelaksana proyek akan melanjutkan land clearing atau pembersihan lahan di wilayah Padukuhan Nglarang, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati. Tahapan diawali selamatan atau sugengan, Selasa (5/3/2024) siang.
Prosesi ini sebagai doa untuk kelancaran pembangunan jalan tol Jogja-Solo di titik tersebut, dipimpin Abdi Dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, KMT Cermo Wicoro dan Mas Penewu Nala Prasetya, dihadiri Perangkat Kalurahan Tlogoadi dan tokoh masyarakat.
BACA JUGA: AMD-AMIKOM Yogyakarta Gelar Teknologi Bersama Inovasi Prosesor Mobile & CPU Data Center Kelas Dunia
Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, prosesi sugengan mengakomodir permintaan warga, ini merupakan bagian dari proses progres pembangunan Tol Jogja-Solo yang berada di Padukuhan Nglarang Tlogoadi.
“Kami akan memasukkan alat berat untuk land cleaning di daerah Dusun Nglarang, karena ada permintaan dari warga maka kita lakukan selamatan karena trase ini melewati Sungai Bedog, untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan kelancaran,” ujar Agung.
BACA JUGA: Kapolri: Pembentukan Kortas Tipikor Sudah Sampai di Meja Jokowi
Tahapan selanjutnya akan didorong alat-alat berat masuk ke lokasi untuk pembersihan lahan dan pembongkaran bangunan rumah yang telah dibayarkan uang ganti rugi (UGR).
Uba rampe ditanam pada tanah yang merupakan trase jalan Tol Jogja-Solo Seksi 2 paket 2.2 || YP-Eko Purwono
“Setelah kegiatan ini akan kami masukkan alat berat untuk cleaning, termasuk membongkar rumah-rumah terdampak yang telah dibayarkan ganti rugi,” ungkapnya.
BACA JUGA: Perolehan Suara Meningkat, PKS Bantul Berhak Tempatkan Enam Wakilnya di Legislatif
Dia berharap melalui kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat setempat, terutama yang terdampak langsung sehingga terjalin sinergitas antara pelaksana jalan tol dengan masyarakat dan stakeholder terkait.
“Melalui acara ini diharapkan komunikasi lebih mudah sehingga pelaksanaan proyek berjalan lancar,” tandasnya.
Terkait konstruksi, pihaknya mengklaim progresnya tembus 27 persen, sedangkan jenis pekerjaan yang sedang dikerjakan diantaranya clearing, penimbunan, pemasangan box culvert, box pedestarian dan borpile di wilayah Kalurahan Tirtoadi. Progres konstruksi sekitar 27 persen.
Sementara itu, KMT Cermo Wicoro menjelaskan, dalam prosesi dipersiapkan sejumlah uba rampe antara lain nasi gurih, ingkung, tumpeng, juga disediakan uba rampe untuk ditanam di lokasi yaitu berupa kayu walikukun, kayu mojo, kayu dadap, kayu awar-awar, kayu jarak, suket alang-alang serta ditali dengan lawe wenang.
BACA JUGA: Los Danon Mencari Bakat Suguhkan Tembang Karya Musisi Lokal Sleman, Ini Hasilnya
“Untuk yang ditanam ada kayu walikukun, kayu mojo, kayu dadap, kayu awar-awar, kayu jarak, suket alang-alang, dan ditali dengan lawe wenang, ini menandai awal pembangunan jalan tol Jogja-Solo di Dusun Nglarang,” ungkap KMT Cermo Wicoro.
Lurah Tlogoadi, Sutarjo berharap pelaksanaan proyek strategis nasional berupa jalan tol ini dapat berjalan dengan lancar, pelaksana proyek maupun masyarakat sekitar diberikan keselamatan.
“Kami mewakili Pemerintah Kalurahan berharap pembangunan jalan tol Jogja-Solo ini dapat berjalan sesuai perencanaan,” tutur Sutarjo. (Opo)
