Yogyapos.com (SEMAN) – Era digital bergerak dinamis tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari di sektor apa pun, termasuk proses bisnis pun kini berketergantungan dengannya. Mulai dari manufaktur, kesehatan, pendidikan, hingga layanan publik tentu tak asing lagi dengan Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu pendorong dalam era transformasi industri.
Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi AI telah memberikan dampak signifikan tak terkecuali di Indonesia. Pada implementasinya, diperlukan integrasi proses bisnis dan sistem termasuk sumber daya dan teknologi sehingga transformasi AI pun menjadi optimal.
BACA JUGA: FTI UAJY Tambah Dua Guru Besar
Di sektor pendidikan inilah untuk kesekian kalinya teknologi AMD bersama Universitas AMIKOM Yogyakarta menjalin kerjasama yang saling menguntungkan.
“Sejatinya kami sudah lama menjalin kerjasama dengan Universitas AMIKOM,” ujar Komersial Lied- AMD Indonesia Brando Lubis, pada Acara Teknologi Bersama Universitas AMIKOM Yogyakarta Tampikan Inovasi Prosesor Mobile dan CPU Data Center AMD Kelas Dunia Terdepan di Kampus ringroad Utara Condongcatur Sleman, Senin (4/3/2024).
Brando mengatakan, AI juga membawa manfaat bagi dunia pendidikan dan merupakan langkah awal yang penting baik bagi pengajar maupun siswa. Pemahaman sejak dini tentang AI dapat mengoptimalkan proses pembelajaran yang akan berdampak positif dan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Wakil Rektor Bidang 4 Bagian Kerjasama Nasional dan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta Arief Setyanto SSi MT PhD menimpai, sebelum saya pulang dari luar negeri 2017 silam, Universitas AMIKOM Yogyakarta sudah kerjassama dengan AMD.
Lanjut Brando, sebuah kesempatan melakukan sinergi khususnya dengan pihak universitas sebagai bagian dari komitmen AMD untuk turut serta berpartisipasi mendukung kualitas dari lulusan sumber daya manusia untuk mampu bersaing di tengah gempuran persaingan ketat saat ini.
BACA JUGA: Hari Pertama Operasi Keselamatan Progo 2024 di Bantul Berlangsung Simpatik
Brando berharap, dengan adanya kerjasama ini terjalin para lulusan TI (Teknologi Informasi) lebih siap terjun langsung dengan memberikan kontribusi nyata di masyarakat. Karena nantinya persaingan itu, akan semakin ketat.
Universitas AMIKOM, Yogyakarta menjadi Universitas pertama yang mengaplikasikan AMD Ryzen 7000 series terbaru, dengan platform AM5, fabrikasi 5nm dan menggunakan memory DDR5.
Selain itu, AMIKOM juga telah menggunakan solusi PC Desktop terbaik bertenaga AMD Ryzen mulai tahun 2018 dengan standar PC yang digunakan untuk lab minimal prosesor AMD Ryzen 7, dan sebagian lainnya menggunakan prosesor AMD Ryzen 9 dan Threadripper. Hingga kini, total lebih dari 500 PC dari berbagai lab bertenaga prosesor AMD.
Arief Setyanto SSi MT PhD || YP-Ismet
AMD Indonesia mendukung penuh peningkatan kualitas Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer di Indonesia khususnya implementasi teknologi yang sejalan dengan komitmen AMD untuk terus berinovasi sehingga mampu mewujudkan sumber daya yang handal dibidangnya.
BACA JUGA: SMPN 2 Sleman Tampil di Festival P5 Mengusung Konsep Gaya Hidup Berkelanjutan
Tentu hal tersebut memerlukan dukungan banyak pihak dimana salah satunya menggandeng Universitas AMIKOM, Yogyakarta yang diharapkan dapat menjadi salah satu kampus terapan bagi kampus-kampus atau sekolah lain yang menekuni bidang Teknologi Informasi.
Terkait proses digitalisasi yang sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari tak lepas dari pengembangan teknologi kecerdasan buatan/AI untuk mengoptimalisasi proses pengambilan keputusan.
Inovasi teknologi kecerdasan artifisial/AI dapat digunakan untuk mempercepat waktu beban kerja, memperluas jangkauan, dan bahkan penurunan biaya operasional yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan pengguna.
Melihat fenomena perkembangan teknologi yang semakin pesat, teknologi AI tetap menjadi teknologi yang menarik dan menjanjikan untuk dapat diterapkan di berbagai bidang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
BACA JUGA: Bekas Kepala Dispertaru DIY Krido Suprayitno Divonis 4 Tahun, Gratifikasi Rp 4,755 M Dikembalikan
Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang ada dan yang tak kalah penting adalah dengan mempersiapkan perangkat teknologi pendukung AI yang handal, sehingga mampu memberikan kinerja optimal ditengah tuntutan beban komputasi yang tinggi pula.
Sementara itu, Arief Setyanto menyambut baik mengenai kerjasama yang sampai sekarang ini masih berjalan dengan baik.
Ia juga mengakui selama ini Universitas AMIKOM Yogyakarta selalu menggunakan produk dari AMD baik dalam membuat film animasi, drone pertanian sampai pesawat kecil untuk melakukan penelitian.
Pembelajaran pada mahasiswa pihaknya juga sering menggunakan produk dari perusahaan teknologi tersebut, sehingga setiap ada produk baru dari AMD pihaknya selalu memanfaatkannya.
Seperti teknologi prosesor Ryzen PRO 7040 Series Mobile yang baru dan juga jajaran prosesor server EPYC Generasi Keempat dalam jajaran laptop premium dan mobile workstation Windows 11 kelas komersial bertenaga prosesor x86 paling canggih dan hemat daya untuk penggunaan bisnis. Semua itu, pihaknya menggunakannya.
BACA JUGA: Pameran Seni Rupa 'Janur Kuning' Mengekspresikan Peristiwa Serangan Umum 1 Maret
Infrastruktur Komputasi Dioptimalkan untuk Data Center Modern
Di bagian lain, Brando memaparkan AMD juga melakukan serangkaian pembaruan untuk keluarga EPYC generasi keempat yang dirancang untuk menawarkan kepada pelanggan dengan spesialisasi beban kerja yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan unik bisnis dengan performa terdepan dan efisiensi energi. Terbarunya, prosesor AMD EPYC™ 97X4 Generasi Keempat, yang sebelumnya diberi kode nama “Bergamo” dan AMD EPYC Generasi Keempat dengan teknologi AMD 3D V-Cache, cocok untuk beban kerja komputasi teknis yang paling menuntut dengan teknologi AMD 3D V-Cache, CPU server x86 performa tertinggi di dunia untuk komputasi teknis x.
Prosesor AMD EPYC 97X4 Generasi Keempat membawa inovasi 128 core "Zen 4c" per soket, memberikan kepadatan vCPU terbesar dan kinerja terdepan di industri untuk aplikasi yang berjalan di cloud, dan memimpin efisiensi energi. Selain itu juga, dengan memanfaatkan arsitektur core “Zen 4c” yang baru, CPU data center cloud native-optimized AMD EPYC 97X4 semakin memperluasprosesor EPYC 9004 Series thread dan skala yang diperlukan untuk komputasi cloud native terdepan.
Prosesor AMD EPYC 97X4, dengan hingga 128 core, menghadirkan kinerja throughput hingga 3,7x untuk beban kerja cloud native utama dibandingkan dengan Amperexi. Selain itu, prosesor AMD EPYC Generasi Keempat, dengan core “Zen 4c”, memberi efisiensi hingga 2,7x lebih baikxii dan mendukung hingga 3x lebih banyak container per server xiii untuk mendorong aplikasi cloud native pada skala terbesar. (*/Met)
