Yogyapos.com (SLEMAN) - Ribuan warga tumpah ruah memadati Komplek Mapolda DIY di Jalan Padjajaran Condongcatur Depok, Kamis (7/3/2024) malam.
Mereka adalah pengunjung Pasar Kangen Wiwitan Pasa 2024 yang antusias memadati stand-stand aneka kuliner (makanan minuman jadul), jasa kesehatan, perniagaan barang antik, pameran lukisan dan panggung hiburan. Event ini menyambut Bulan Suci Ramadan akan digelar hingga 9 Maret 2024.
BACA JUGA: Jelang Ramadan, KPIM Wonotingal Tingkatkan Volume Produksi Abon Lele
Pembukaan Pasar Kangen Wiwitan Pasa ditandai dengan memunyikan mainan otok-otok oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Turut hadir Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Zainul Bahar SH MSi, Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat TNI dan jajaran Forkopimda DIY.
Kapolda DIY, Irjen Suwondo Nainggolan dalam sambutanya mengatakan, Wiwitan Pasa yang kali kedua ini mengusung tema 'Gandeng Renteng Kumandange Pasar' yang dimaknai sebagai ungkapan rasa kebersamaan, saling menghargai untuk menuju kerukunan serta mengumandangkan kerja produktif, terlebih dalam waktu dekat akan memasuki Bulan Suci Ramadan 1445 H.
Kapolri meninjau langsung ke sejumlah stand || YP-Eko Purwono
“Intinya ini merupakan wujud ikhtiar dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2024, Melalui event ini diharapkan dapat terjalin sinergitas berbagai sejumlah stakeholder dalam menjaga wilayah DIY. Ini merupakan ajakan saling kerja sama, bukti kantor Polda tidak menyeramkan, malah menjadi tempat kumpul, ada sinergi religi, seni, budaya, mahasiswa, seniman, perhotelan dan usaha lainnya,” ujar Kapolda.
BACA JUGA: Bekas Kepala Dispertaru DIY Krido Suprayitno Divonis 4 Tahun, Gratifikasi Rp 4,755 M Dikembalikan
Kombes Pol Nugroho Arianto SIK selaku Kabid Humas Polda DIY menambahkan, Pasar Kangen Wiwitan Pasa digelar untuk memberikan wadah masyarakat, seniman jalanan, mahasiswa untuk menyalurkan bakat.
“Selain itu untuk menggerakkan perekonomian dan menyambut bulan Ramadan,” jelas Nugroho.
BACA JUGA: Maling Motor Ditangkap Warga Saat Mencoba Melepas Plat Nopol
Panitia, tambah dia, menyediakan kurang lebih 160 stand, tersedia aneka kuliner, pameran dan panggung pertunjukan seni dan budaya.
Usai membuka kegiatan Kapolri didampingi Gubernur DIY dan sejumlah pejabat menyambangi sejumlah stand-stand dan menyempatkan berbincang dengan peserta pengisi stand dan berbaur dengan pengunjung yang lain. (Opo)
