Yogyapos.com (SLEMAN)- Sebagai upaya mencegah gangguan kamtibmas, Polda DIY menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk menemukan metode yang tepat dan efisien. Salah satunya melalui program yang telah digulirkan yaitu “Jumat Curhat”.
Kali ini, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan SIK MH menyambangi kalangan akademis di DIY pada Jumat (5/4/2024) di resto di Kecamatan Gamping, Sleman. Dengan mengusung tema “Polmas Kawasan Pendidikan” dan dihadiri Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Arie Sujito SP MSi.
BACA JUGA: Oknum Mahasiswa Todongkan Airsoft Gun, Ngaku untuk Menakuti Mantan Kekasih Pacar
Kapolda menyampaikan, program yang diinisiasi oleh Polri ini guna menampung saran serta masukan dari masyarakat. Dalam menentukan program guna mencegah gangguan kamtibmas.
“Kami menggandeng perguruan tinggi untuk melakukan riset terkait gangguan kamtibmas yang kami hadapi, salah satunya hasil riset psikologi UGM mengenai anak pelaku kejahatan jalanan. Dari hasil riset tersebut, kami membuat gerakan “Ibu Memanggil”, yang konsep besarnya yaitu pengasuhan sepenuhnya oleh orang tua,” ujar Irjen Suwondo.
BACA JUGA: Gugatan Iroel Dikabulkan Sebagian, PT Nusantara Sakti Wajib Bayar Kompensasi Rp 34.420.920
Menurut dia, konsep pola pengamanan yang akan dibuat khusus di perguruan tinggi yang ada di DIY. Provinsi DIY salah satunya di Kalurahan Caturtunggal Kapanewon Depok, Sleman merupakan wilayah dengan jumlah universitas tertinggi se-DIY, namun hanya diampu 2 Bhabinkamtibmas.
“Maka kami akan membuat Bhabinkamtibmas kampus, disebut petugas Polmas. Point utamanya adalah Polmas kawasan di pendidikan dimana Yogyakarta ingin kami wujudkan sebagai area pendidikan. Terobosan ini baru ada di Indonesia, karena Yogyakarta dijuluki sebagai kota pelajar,” jelasnya.
Para narasumber 'Jumat Curhat' || YP-Eko Purwono
Sementara itu, Arie Sujito mengungkapkan konsep Polmas kawasan pendidikan merupakan hal yang sangat strategis untuk membangun keamanan di Yogyakarta.
BACA JUGA: Minggu Dini Hari Polresta Yogya Amankan Dua Pemuda dan Sita Sebilah Celurit
Menurut dia, dengan adanya kemitraan Polmas kawasan pendidikan sebagai hal yang strategis, karena domain keamanan bukan soal security saja, namun sebagai pembelajaran
“Inisiatif yang kita butuhkan adalah partisipasi. Cetaklah mahasiswa yang humanis dan harus ada kolaborasi antar perguruan tinggi. Cita-cita kita sama, yakni untuk membangun keamanan dan ketentraman di Yogyakarta,” tutur Arie. (Opo)
