Jumirin, Anggota Fraksi Gerindra: Jangan Ada Lagi PHK di Bantul

share on:
Jumirin, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bantul, Jumirin berharap era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) harus memulihkan pertumbuhan perokonomian masyarakat. Bahkan jangan sampai ada lagi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan.

"Saya sebagai anggota Komis B yang menangani bidang ekonomi, tentu telah dan akan selalu aktif mengupayakan agar sektor ekonomi bisa menggeliat lagi," kata Jumirin, di Bantul, Senin (27/7/2020).

Diakui, pandemi Covid-19 sejak beberapa bulan lalu telah berimbas terhambatnya roda perekonomian, yang bahkan boleh dibilang terpuruk. Sampai sekarang wilayah Bantul masih dalam masa tanggap darurat. Tapi bukan berarti aktivitas perekonomian behenti. Melainkan harus tetap berjalan, asalkan masyarakat dalam beraktivitas senantiasa memerhatikan protokol kesehatan.

Pihaknya selaku anggota dewan terus menerus menyemangati masyarakat. Sehingga akhir-akhir ini sudah terasa ada tanda-tanda bahwa pasar tradional ataupun tempat perbelanjaan, bank dan pabrik juga nampak mulai menggeliat kembali. Dengan kata lain ada kecenderungan menuju pemulihan.

Sekalipun Pemkab Bantul aktif untuk mengupayakan pemulihan itu, diharapkan juga ada dukungan dari pihak lain termasuk dari legislatif (DPRD) dan pelaku usaha.

"Saya merasa prihatin bahwa dampak pandemi Covid-19 sangat dirasakan masyarakat Bantul. Maka jangan sampai kondisi yang ada terus berlangsung bahkan berkepanjangan. Ya jangan semakin menderita berlama-lama,” katanya.

Karena itu para pengusaha dan investor untuk terus memperhatikan nasib karyawan. Selain itu diharapkan menanamkan modal ke Bantul untuk kemajuan bersama. “Termasuk jangan ada lagi pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahan-perusahaan di Bantul. Apabila ada, maka harus dicari solusinya. DPRD Bantul juga akan berperan aktif untuk mencari solusinya sesuai dengan tugas dan kewengannya,” pungkasnya. (Supardi)

 

 


share on: