Jelang Lebaran, Infrastruktur Hasil Proyek Padat Karya di Bantul Diresmikan

share on:
resmikan penggunaan proyek program padat karya tahun APBD Tahun 2025, di Ngrukem Pandowoharjo Sewon Bantul, Sabtu (15/3/2025) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Menjelang Idul Fitri 1446 H, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih meresmikan penggunaan proyek program padat karya tahun APBD Tahun 2025.

Peresmian proyek padat karya sebanyak 195 titik lokasi ini dipusatkan di Ngrukem Pandowoharjo Sewon Bantul, Sabtu (15/3/2025).

BACA JUGA: Apresiasi untuk Driver dan Kru Ambulan, Kiai Zuhdi: Buah Khidmah kepad Masyarakat

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Istirul Widhilastuti, mengatakan setiap titik lokasinya menggunakan anggaran senilai Rp 100 juta. Dikerjakan oleh 26 tenaga kerja selama 21 hari sejak 18 Maret 2025.

“Para tenaga kerja memperoleh jamaninan keselamatan tenaga kerja untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan dalam pengerjaan,” sambungnya.

BACA JUGA: Praperadilan Terhadap Kejaksaan Gugur, Pokok Perkara Sudah Disidangkan

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengungkapkan, secara kebetulan peresmian ini di titik yang merupakan komplek Pandok Pesantren An nur dan Al Anwar yang juga merupakan pusat pendidikan.

Bupati Abdul Halim || YP-Supardi

“Waktu peremian di pertengahan Ramadhan atau menjelang Idul Fitri, dimaksudkan agar infrastruktur dapat mendukung suasana Lebaran,” kata Abdul Halim.

BACA JUGA: Pembakar Gerbong di Stasiun Tugu Ditangkap, Terancam Penjara 12 Tahun

Selain itu juga agar kegiatan sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata dan penataan lingkungan dapat lebih bagus dimulai pada suasana Lebaran.

“Berdasarkan pengalaman, salah satu contohnya di Dlingo ada dusun yang sepi, namun setelah dibuka akses jalan, maka pertumbuhan ekonominya dapat tumbuh signifikan,” katanya.

BACA JUGA: Groundbreaking SMA Kemala Taruna Bhayangkara Siapkan Generasi Unggul

Meski untuk padat karya kali ini Bantul harus menyisihkan anggaran sekitar Rp 20 Miliar, hal itu tak jadi soal kerena sangat bermanfaat hasilnya bagi masyarakat.

Padat karya akan terus diakukan berkesinambungan. Harapanya pembagunan di Bantul termasuk membagun jalan sepanjang 600 km dengan anggaran sekitar Rp 700 Miliar dapat terealisasi selama tahun 2025 hingga 2030.

BACA JUGA: Satroni Rumah Gondol Ponsel Dini Hari, Pria Ini Ditangkap di Kricak

Nampak hadir dan ikut mendampingi pemotongan pita oleh Bupati yaitu sejumlah pengasuh pondok pesantren setempat yaitu KH Yasin Nawawi dan KH Muslim Nawawi dan Sekda Bantul Agus Budiraharja, serta anggota DPRD Subhan Nawawi. (Spd)

 


share on: