Jalani Sidang Perdana, Syahrul Yasin Limpo Didakwa Terima Gratifikasi Rp 44,5 Miliar

share on:
Terdakawa usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri || YP-Dok.PMJNews

Yogyapos.com (JAKARTA) - Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, serta Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementan Muhammad Hatta menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor) pada PN Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).

BACA JUGA: Tolak Pemilu Curang! Tokoh Masayarakat dan Emak-emak Garda Peduli Bangsa Geduruk KPU DIY

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan SYL bersama eks dua pejabat Kementan telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menyalahgunakan kekuasaannya.

“Sebagai orang yang melakukan atau yang turut serta melakukan beberapa perbuatan meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran, ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, pegawai negeri atau penyelengara negara dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain,” ungkap JPU KPK sepertti dilansir PMJNews.

BACA JUGA: Sebelas Luka Tusuk di Tubuh Mayat Perempuan, Terduga Pelaku Teridentifiksi

JPU mengatakan, pejabat eselon satu bersama jajarannya tersebut telah memberikan, membayar atau menerima uang untuk memenuhi kabutuhan pribadi terdakwa dan keluarganya.

Total 'upeti' yang diterima SYL dengan memeras anak buahnya sebesar Rp 44,5 miliar. Uang itu diperolehnya selama menjabat sebagai Menteri Pertanian pada 2020-2023.

“Jumlah uang yang diperoleh Terdakwa selama menjabat sebagai Menteri Pertanian Rl dengan cara menggunakan paksaan sebagaimana telah diuraikan di atas adalah sebesar total Rp 44.546.079.044,00,” tuturnya. (*)

 


share on: