IOA Pimpinan Yayuk Basuki Beri Bantuan Sejumlah Mantan Atlet DIY

share on:
Yayuk Basuki menyerahkan bantuan kepada Basis Sudrajat (kanan) dalam program Charity The Juara 2023 || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Dua mantan atlet asal DIY mendapatkan bantuan dari Indonesia Olympian Association (IOA) program Charity The Juara 2023, diserahkan oleh Ketua Umum IOA, Yayuk Basuki di di Uttara Hotel Jalan Kaliurang, Sleman Rabu (20/12/2023). 

Keduanya yakni Basis Sudrajat dari cabang olahraga pencak silat dan Fanny Gunawan mantan atlet balap sepeda, mereka pernah membela Indonesia di SEA Games

BACA JUGA: Anies Baswedan: Dukungan Pak Jusuf Kalla Merupakan Kehormatan yang Besar

Selain itu, bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta diberikan kepada tiga mantan atlet yang pernah menyumbang medali emas di level SEA Games, yakni Puspita Mustika Adya (balap sepeda), Yuni Astuti (bulutangkis) dan Lieng Lieng Agustin (tenis meja). 

Mereka menjadi bagian dari 32 mantan atlet nasional yang mendapatkan bantuan dalam  Charity The Juara 2023 yang diinisiasi IOA.

“Sebenarnya ini adalah tugasnya pemerintah. Kalau atlet sekarang mungkin lebih terjamin, tapi yang dulu ini benar-benar membutuhkan perhatian,” kata Yayuk Basuki.

BACA JUGA: Pasangan 'AMIN' Nomor 1, Muhaimin Iskandar Menunjukkan Kelasnya Sebagai Cawapres dengan 'C' Kapital

Menurut Yayuk, masih banyak mantan atlet yang kurang beruntung, bahkan belum mendapatkan seperti yang didapatkan atlet masa kini. oleh karena itu kesejahteraan mantan atlet-atlet yang pernah membanggakan Indonesia menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama.

“Kami ingin usulkan agar bisa dapatkan dana CSR untuk membantu para mantan atlet ini. Bukan tentang nominal, namun perhatian dan penghargaan yang memang harus kita berikan. Dedikasi mereka untuk Indonesia tidak pernah luntur,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan, Lieng Lieng Agustin, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Catatan prestasi yang pernah diraih, yakni medali emas di SEA Games 1989, 1991 dan 1993. 

BACA JUGA: Pemkab Sleman Telah Memasang Wifi Gratis di 1.212 Padukuhan

“Bantuan yang diberikan akan sangat membantu teman-teman mantan atlet yang pernah berjaya di SEA Games dan membanggakan Indonesia. Tidak semua mantan atlet tersebut dapat hidup dengan layak dan menikmati hari tuanya,” ungkap  Lieng Lieng Agustin.

Hal serupa dikatakan oleh Puspita Mustika Adya, ia mengaku senang mendapatkan bantuan dari IOA. Mantan atlet balap sepeda ini meraih medali emas SEA Games di Manila 1998 untuk nomor sprint 200 meter dan 1000 meter Individual Time Trial (ITT). Tahun 1989, ia mencetak rekor baru SEA Games 1000 meter ITT di Kuala Lumpur dan di SEA Games 1991 Manila, namun beberapa tahun terakhir menjalani operasi untuk mengurangi kelebihan cairan di otak, dengan biaya mandiri tanpa sentuhan bantuan dari pemerintah.

“Sangat senang mendapatkan bantuan dari IOA, ini sangat membantu bagi saya juga kami,” kata  (Opo)

 

 

 

 


share on: