Ingin Perubahan Nasib, BMI Hongkong dan Macao Deklarasi Dukung AMIN di Pilpres 2024

share on:
Deklarasi BMI Hongkong untuk kemenangan AMIN di Pilpres 2024 || YP-Ist

Yogyapos.com (HONGKONG) - Ratusan Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hongkong dan Macau, Minggu (31/12/2023), di Aberden, Hongkong, mendeklarasikan pembentukan Poros BMI HK dan Macau untuk Perubahan, serta menyatakan dukungan untuk memenangkan pasangan nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar (AMIN) sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029.

Eca Lili, Kordinator Poros BMI HK-Macau untuk Perubahan mengatakan BMI HK Macau setuju dan mendukung serta menginginkan perubahan.

BACA JUGA: Penjual Ayam Potong Kehilangan Uang Rp 500 Ribu, Polisi Buru Pelakunya

“Untuk itu melalui Poros Buruh, BMI memastikan pasangan AMIN akan menang 70% di HK Macau,” tegasnya, Selasa (2/1/2023).

Menurut Eca Lili, deklarasi ini merupakan bagian ikhtiar politik BMI untuk mewujudkan perubahan nasib, karena harapan itu hanya ada pada sosok pasangan AMIN.

Semangat gelorakan dukungan untuk AMIN || YP-Ist

Hapus 'Overchanging'

Dalam acara yang dihadiri oleh nggota keluarga BMI itu, juga disampaikan beberapa tuntutan di antaranya perlindungan sejati dan kemudahan sejak rekrutmen, keberangkaran, penempatan hingga kepulangan.

BACA JUGA: Opini Arief Fauzi Marzuki: HAB ke-78, ASN Kemenag Sebagai Agen Moderasi Beragama

BMI di Hongkong dan Macau juga menuntut dihapuskannya overcharging, dan tindakan tegas terhadap PJTKI yang menyalahi aturan dengan memungut biaya/potongan gaji di luar ketentuan.

“Ini termasuk pinjaman dana pribadi yang memberatkan,” terang Eca Lili.

BACA JUGA: KPK Yakin Bisa Menangkap Harun Masiku

Selain itu, BMI Hongkong dan Macau menuntut pemerintah agar menempatkan perwakilan Konsulat yang kompeten, siaga, tanggap dalam berbagi informasi ataupun permasalahan yang dialami oleh PMI, dan bersedia membuka pelayanan 24 jam.

Mereka juga meminta pemerintah agar mempermudah proses pengiriman barang BMI ke Tanah Air, dan menggratiskan perpanjangan paspor untuk semua BMI.

BACA JUGA: Gunung Merapi 19 Kali Muntahan Lava, Jarak Luncur 1.100 Meter

Sementara terkait hari libur, BMI Hongkong dan Macau meminta agar pemerintah melobi Pemerintah Hong Kong dan Macau untuk menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai Hari Libur/Public Holiday.

BMI Hongkong dan Macau juga menuntut pencabutan Omnibus Law UU Nomor 6 tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dan layanan bantuan hukum gratis bagi BMI.

Mereka juga meminta pemerintah membentuk Kantor Ketenagakerjaan Indonesia di Negara-negara Penempatan BMI. (*/Toha)


share on: