HUT ke-13 RSA UGM, 20 Wanita Lansia 'Berlenggak-lenggok' di Atas Catwalk

share on:
Salah satu peserta unjuk kebolehannya di atas catwalk Fashion Show Khusus Lansia dan Mural mewarnai HUT ke-13 Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Jumat (21/2/2025) || YP-Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) - Lomba Fashion Show Khusus Lansia dan Mural mewarnai HUT ke-13 Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, di Lapangan pakir depan RSA UGM, Jumat (21/2/2025).

Lomba diikuti 20 peserta berasal dari Sleman dan sekitarnya. Mereka adalah kelompok-kelompok lansia, dengan berbagai gaya serta pakaian kebaya beraneka rupa, para lansia ini berjalan berlenggak-lenggok dibawah tenda, dan diatas hamparan karpet (catwalk) merah.

BACA JUGA: Waspada! Kasus Penipuan dan Penggelapan di Bantul Meningkat

Tingkah polah para lansia yang tampil layaknya peragawati profesional ini mengundang senyum penonton dan 4 Juri Fashion Show Lansia, masing-masing Dr dr Probosuseno SpPD-KGer SE MM, Prof Apt Ika Puspita Sari MSi PhD, dr Novi Zain Alfajri MPH dan dr Agung Widianto SpB KBD.         

Ketua HUT ke-13 RSA UGM Sugiarsih SKep Ners MPH || YP-Agung DP

Dalam memperingati HUT ke-13 RSA UGM banyak rangkaian acara meliputi, eksternal dan internal.

BACA JUGA: Teater Royal House Pentaskan Lakon 'Calonarang' Legenda Abad 12 yang Memukau

“Sedangkan lomba ekternal diadakan hari ini yakni Fashion Show Lansia dan lomba mural untuk usia remaja SMA atau SMK setingkat provinsi DIY 16 tim,” kata Ketua HUT ke-13 RSA UGM Sugiarsih SKep Ners MPH kepada media disela-sela pelaksanaan lomba.

Peserta bergaya || YP-Agung DP

Ia menyampaikan untuk lomba fashion show paling senior berusia 80 tahun, syarat mengikuti fasion show minimal 60 tahun. Sedang untuk kriteria penilain beberapa indikator meliputi kesesuaian kebaya, kerapian, kesopanan, kesusian mekup dengan usianya, kreasi yang ekspresi dalam membawakan fashionnya.     

BACA JUGA: Pameran 'Bendera Tanpa Batas' Diikuti Perupa Manca Negara

“Dalam lomba fashion show pu nya tujuan untuk mengubah mindset bahwa lansia kalau ke rumah sakit itu sakit, tidak sama sekali. Bahkan lansia boleh ke rumah sakit untuk berkreasi, beraktivitas dalam keadaan sehat, bahagia dan bisa menunjukkan karya,” pungkasnya. (Agn)                                 

 

 

                     


share on: