Humoriezt Dukung Kondisivitas DIY, Puluhan Perwakilan Ormas Deklarasi Ramadan Damai

share on:
Deklarasi ‘Ramadhan Damai, Jogja Harmoni: Sinergitas Polri, Ormas dan Mahasiswa dalam menjaga Kamtibmas, di Hotel Merapi Merbabu, Selasa (24/2/2026) petang || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Sekjen Humoriezt, Ibnu Sutono, menyatakan pihanya bersama organisasi masyarakat (ormas) lainnya mendukung dan siap ikut menjaga kondusivitas ketertiban maupun kemanan di DIY.

BACA JUGA: Zeya Prillian Adriaensen Siap Cetak Jejak Emas di Industri Film Tanah Air

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara buk puasa dan deklarasi bertajuk ‘Ramadhan Damai, Jogja Harmoni: Sinergitas Polri, Ormas dan Mahasiswa dalam menjaga Kamtibmas, di Hotel Merapi Merbabu, Selasa (24/2/2026) petang.

BACA JUGA: Demo di Depan Mapolda DIY Sempat Jebol Pagar, Tiga Mahasiswa Telah Dilepas

Acara in dihadiri Dirintelkam Polda DIY Kombes Pol Daru T. Wibawa SH SIK MH, Wadirintelkam AKBP Khaira Arjuandi Sag, Kasubdit 4 Dititelkam AKBP Wahyu Dwi Nugroh SE dan Kasubdit 3/Sosbud Ditintelkam Kompol Rahmad Yulianto SH MSi.

BACA JUGA: Gugatan terhadap RS dan Doter Mata, Hakim Beri Kesempatan Mediasi

“Kami bersama Ormas DIY menyatakan siap bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama selama Ramadhan, serta pasca Ramadhan,” tandas Ibnu.

BACA JUGA: Korem 072/Pamungkas Terima Kunjungan Tim Audit Itjen TNI Periode I TA 2026

Menurutnya, Ramadhan merupakan momen yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial. “Kami siap bersinergi dengan seluruh elemen, baik Polri, pemerintah daerah, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya demi terwujudnya Yogya yang damai dan harmonis,” ujarnya.

BACA JUGA: Permintaan Penundaan Import 105 Mobil India Cerminan DPR Pro Industri Dalam Negeri

Dirintelkam Polda DIY, Kombes Pol Daru Tyas Wibawa, mengatakan kegiatan ini dalam rangka menjaga situasi di wilayah hukum Polda DIY. Keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas aparatur keamanan.

Dirintelkam Polda bersama jajaran perwakilan Humoriezt || YP-ist

"Organisasi masyarakat, BEM, dan lainnya merupakan unsur yang penting dalam Harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat," katanya.

BACA JUGA: Lapangan Kerja Tak Layak Ciptakan Fenomena 'Working Poor'

Daru menuturkan kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturrahmi dimana para peserta sepakat pentingnya komunikasi yang intensif guna mencegah potensi konflik sosial serta menjaga kondusifitas wilayah DIY. 

BACA JUGA: Dukung Asta Cita, Danrem 072/Pmk Resmikan Kompi Produksi Kodim 0708/Purworejo

"Karena kota Yogyakarta adalah kota pariwisata dan pendidikan. Semua orang turun ke Yogyakarta, datang ke Yogyakarta. Kalau ada kerusuhan, tentunya orang yang datang ke Yogyakarta jadi berkurang," terangnya.

B ACA JUGA: Pengenalan Budaya Jawa Masuk ke Kampus, Ini Wujudnya

Sementara itu, Koordinator Forum Jogja Damai (FJD) Ir Kusnanto MM menyampaikan, guna menjaga kondusifitas masyarakat pihaknya bersama ormas lainnya telah membangun sebuah posko-posko dititik rawan kriminalitas.

Mereka juga akan berkeliling bersinergi dengan Polri untuk menciptakan situasi yang aman khususnya selama bulan suci ramadan.

BACA JUGA: Kesiapan Lebaran, Pengendalian Inflasi Merupakan Tugas Negara yang Strategis

“Pada bulan puasa dan hari lain nanti kita membentuk semacam posko. Posko-posko disitu ada perwakilan dari berbagai ormas yang akan menjaga sambil keliling. Kita mencoba keliling ke daerah-daerah rawan dan sebagainya,” katanya.

Dihubugi terpisah, Ketua Yayasan Humoriezt, Enji Pusposugongo SH me mengungkapkan keterlibatannya dalam deklarasi Jogja Damai yang diinisiasi Polda DIY tersebut sebagai suatu keniscayaan.

BACA JUGA: 113 Siswa SMA Muhi Yogya Diterjunkan Sebagai 'Mubaligh Hijrah' di Dua Kapanewon

“Humorizt sangat mendukung untuk setiap upaya menjaga kondusivitas di DIY, apalagi saat Ramadhan seperti sekarang, jangan ada rusuh di DIY,” tegas Enji seraya menginformasikan bahwa Humorizt terus melakukan penyuluhan hokum kepada masyarakat, serta dalam beberapa hari kedepan melakukan aksi social-religi, antara lain berbagi takjil. (*/met)


share on: