Hari Terakhir PPDB SMP di Yogya, Banyak Wali Murid Cabut Berkas

share on:
Para aktivis Forpi Yogya saat melakukan pemantauan hari terakhir PPDB SMP di Yogya || YP-Dok.Forpi

Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Tahun Ajaran 2021/2022 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Yogyakarta berakhir pada hari ini Kamis (24/6/2021). Sesuai dengan hasil pemantauan Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta banyak orang tua siswa atau wali murid mencabut berkas pendaftaraan. 

Sesuai dengan prediksi Forpi Kota Yogyakarta bahwa pada hari terakhir pendaftaran PPDB untuk jenjang SMPN di Kota Yogyakarta sedikit yang mendaftar di hari terakhir ini. Justru yang terjadi banyak mencabut berkas pendaftaran. 

Sebenarnya dari awal mendaftar orang tua siswa (semua jalur PPDB) sudah bisa memprediksi apakah nilai anaknya mampu masuk pada sekolah yang dituju atau tidak. 

Di SMPN 3 Kota Yogyakarta hingga pukul 11.00 WIB aksi cabut berkas pendaftaran sebanyak 78 calon siswa yang mencabut berkas pendaftaran.

Sementara itu di SMPN 15 Kota Yogyakarta hingga pukul 10.50 WIB aksi cabut berkas pendaftaran juga terjadi. Ada 64 wali murid yang mencabut berkas pendaftaran. Terdiri dari jalur afirmasi sebanyak 13, jalur mutu 35 dan jalur luar daerah 16. 

Sementara di SMPN 8 Kota Yogyakarta aksi cabut berkas hanya dua calon siswa. Aksi cabut berkas pendaftaran disejumlah sekolah negeri untuk tingkat SMP ditengarai terjadi karena nilai yang dimiliki siswa tidak cukup. Sehingga secara otomatis keluar dari sistem rela-time pada tiga pilihan sekolah yang dituju. 

Selain itu banyak orangtua maupun calon siswa kurang cermat memperhatikan regulasi pendaftaran serta tahapannya. 

Seperti salah satu orang tua yang mencoba untuk mendaftar sekolah yang dituju secara online. Padahal pendaftaran secara online ditutup sejak pukul 10.00 WIB dan sudah keluar sistem dari tiga pilihan yang dituju.

Forpi Kota Yogyakarta berharap kepada orangtua maupun calon siswa yang tidak diterima di sekolah negeri agar tidak patah semangat. Karena masih banyak sekolah swasta yang mutu dan fasilitasnya tidak kalah jauh lebih baik dengan sekolah negeri di Kota Yogyakarta. 

Hasil pemantauan dan rekomendasi atas pelaksanaan PPDB tingkat SMPN di Kota Yogyakarta akan Forpi Yogyakarta sampaikan ke Wali Kota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah serta Disdikpora Kota Yogyakarta dalam waktu yang tidak terlalu lama. (Forpi Yogya; Wahyu Wijayanta, Umi Hidayati, Fakhruddin AM, Baharuddin Kamba)

 


share on: