Hajat 'Dhaup Ageng' Pakualaman Undang Pasangan Capres-Cawapres

share on:
GKBRAy A. Paku Alam X (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Pura Pakualaman akan menggelar hajat Dalem Dhaup Ageng Pakualaman atau pernikahan putra bungsu Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X, yakni Bendara Pangeran Haryo Kusumo Kuntonugoho yang akan menikah dengan Laily Annisa Kusumastuti di Kagungan Dalem (KD) Bangsal Sewatama.

BACA JUGA: Catatan Didik J Rachbini: Rizal Ramli, Selamanya Oposisi untuk Menjaga Demokrasi

GKBRAy A Paku Alam mengatakan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut diundang dalam hajatan ini. Sebanyak 5.500 undangan disebar, termasuk undangan pejabat dalam negeri, sejumlah kerajaan nusantara dan negara tetangga juga ikut diundang. 

“Sebanyak 58 kerajaan Nusantara dan beberapa kerajaan negara tetangga pun ikut serta. Selanjutnya ada duta besar dan pasangan capres cawapres. Tamu VVIP diundang pada saat resepsi sesi pertama tanggal 10 Januari, pukul 12.00,” katanya, Rabu (3/1/2024). 

BACA JUGA: Ingin Perubahan Nasib, BMI Hongkong dan Macao Deklarasi Dukung AMIN di Pilpres 2024

Dijelaskan, prosesi Dhaup Ageng dengan tata cara yang berlaku di istana Pakualaman dilaksanakan mulai tanggal 7-11 Januari. Dengan mengusung tema ‘Manifestasi Kecerdasan Bathara Indra’. 

“Tema ini diangkat karena karakter utama Bathara Indra adalah sifat kecendekiawanannya, yaitu gemar belajar dan selalu termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri sehingga batik yang dipakai oleh pengantin, orang tua, panitia, kerabat dan abdi dalem disesuaikan dengan tema yakni Indra Widagdo yang mengacu pada Bathara Indra,” jelasnya.

BACA JUGA: Dugaan Suap, Mantan Wamenkumham akan Kembali Diperiksa

Ketua Panitia Bidang II KRT Radyo Wisroyo menambahkan pada tanggal 10 Januari menjadi acara inti, dilaksanakan upacara Ijab di KD Masjid Agung Pakualaman pukul 08.30 WIB. Setelahnya pukul 10.30 WIB dilaksanakan upacara Panggih di Tratag KD Bangsal Sewatama.

Setelahnya pukul 10.30 WIB dilaksanakan upacara Panggih di Tratag KD Bangsal Sewatama. Prosesi ini disertai tampilan Durbala Singkir. Durbala kekuatan jahat dan Singkir yang dimaknai sebagai penyingkiraan kekuatan jahat sehingga mendapatkan keselamatan berkat kasih Tuhan, namun prosesi Dhaup Ageng itu telah dimulai sejak 3 Januari 2024 dengan rangkaian acara berupa Bucalan dan Wilujengan.

BACA JUGA: KPK Yakin Bisa Menangkap Harun Masiku

“Kemudian di 4 Januari dilanjutkan dengan ziarah dan doa bersama pada 5 Januari. Selanjutnya pada 7 Januari digelar Pemasangan Tarub, Bleketepe, dan Majang,” ujar KRT Radyo Wisroyo.

Disusul dengan agenda Nyingkir pada 8 Januari. Sehari setelahnya dilanjutkan dengan siraman puteri dan siraman kakung, Tantingan, Midodareni, dan Tuguran.

BACA JUGA: Di Dlingo, Pohon dan Tiang Listrik Tumbang Akibat Hujan Disertai Angin Kencang

Setelahnya ada Sungkeman di KD Ageng Prabasuyasa pada pukul 11.00 WIB dilanjutkan acara resepsi (Pahargyan hari pertama) di KD Bangsal Sewatama mulai pukul 12.00 Wib yang akan dihadiri oleh 1.500 tamu. Pada kesempatan ini para tamu disuguhi dua beksan tari yakni B?dhaya Sidamukti dan B?dhaya Kakung Indrawidagda. Acara diakhiri dengan Tampa Kaya atau Kacar-Kucur serta Dhahar Klimah.

Resepsi (Pahargyan) Hari Kedua dilaksanakan pada Kamis 11 Januari 2024 mulai pukul 18.30 WIB di KD Bangsal Sewatama dengan tamu undangan sejumlah 4.000 tamu. Pada resepsi ini ditampilkan tiga beksan tari, yaitu Beksan Tyas Muncar, Bedhaya Wasita Nrangsmu, dan Lawung Alit  Rangkaian acara Dhaup Ageng diakhiri dengan pamitan dan kondur besan pada Jumat Pon, 12 Januari 2024. 

BACA JUGA: Rizal Ramli, Sang Ekonom Kritis Pulang ke Rahmatullah

“Pada hari pelaksanaan nantinya akan ada rekayasa lalu lintas dan penutupan sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi, kami meminta maaf kepada para pengguna jalan yang telah terganggu dengan adanya kegiatan ini karena hari Dhaup Ageng juga bertepatan dengan hari kerja,” imbuhnya. (*/Opo)

 

 

 

 

 


share on: