Gusti Prabu Berharap PMI Sleman Gulirkan Program Berkualitas

share on:
Bupati Kustini memberikan selamat kepada jajaran Pengurus PMI Sleman menyelenggarakan Musker, Sabtu (1/2/2025) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DIY, GBPH Prabukusumo menaruh harapan besar kepada PMI Sleman melalui program-program yang berkualitas.

Harapan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Musyawarah Kerja (Musker) PMI Sleman yang dibuka oleh Bupati Kustini, di Ballroom Prambanan Hotel, Sabtu (1/2/2025).

BACA JUGA: Wisatawan ke Yogya Membludak, Kamtibmas Selama Libur Panjang Kondusif

“Saya berharap Musyawarah Kerja ini bisa menghasilkan program yang berkualitas dan realisasi standar organisasi serta terintegritas,” tandas pria yang akrab disapa Gusti Prabu.

Prabukusumo menegaskan, PMI adalah sebuah organisasi kepercayaan masyarakat yang bekerja secara profesional, prinsip kemanusian kemandirian kesukarelaan. Oleh karenanya PMI Sleman dapat terus bekerja dengan baik dan efektif.

BACA JUGA: Rencana Perhelatan HPN Sleman 2025, Begini Respons Harda Kiswaya

Harapan senda juga disampaikan Kustini, bahwa Musker ini dapat menyusun langkah-langkah strategis yang lebih efektif, efisien dan inovatif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

“Saya ingin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk terus mendukung program-program PMI. Kita semua memahami bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, kolaborasi yang erat antara pemerintah, PMI, pihak swasta dan seluruh elemen masyarakat sangatlah penting,” ujar Kustini.

BACA JUGA: Wisatawan ke Sleman 96 Persen dari Jawa, Perlu Waspadai Fenomena Lipstick Effect

Kustini berharap PMI Sleman dapat senantiasa berada di garda terdepan dalam membantu masyarakat. Mulai dari pelayanan donor darah, penanganan kecelakaan lalu lintas, penanggulangan bencana, hingga edukasi masyarakat tentang kesehatan dan kebencanaan.

Sementara itu, Ketua PMI Sle man, Mafilindati Nuraini menyam paikan PMI Sleman terus berko mitmen dan konsisten untuk me laksanakan program-program. Sampai akhir tahun 2024 bulan Desember pendonor darah melalui PMI Sleman sebanyak 5796 orang. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sleman turut menyerahkan penghargaan sertifikat bagi 5 Kapanewon terbanyak dalam mengumpulkan kantong darah. Jumlahnya antara lain Kapanewon Cangkringan 796 kantong, Kalasan 245 kantong, Berbah 165 kantong, Moyudan 152 kantong serta Godean 136 kantong. (*/Agn)


share on: