Gubernur Sri Sultan HB X: Puncak Peringatan Hari Ibu Bukan Romantisme

share on:
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Panitia Puncak Peringatan Hari Ibu, Kamis (18/12/2025) || YP-ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menuturkan Peringatan Hari Ibu bukanlah romantisme. Karena pesan tanggung jawab yang dikandungnya cinta dan penghormatan tidak cukup diwujudkan dalam simbol tetapi harus sehat gembira.

BACA JUGA: Publik Apresiasi Langkah Menkeu Purbaya Menunda Kenaikan PPN

Pernyataan tersebut disampaikan pada puncak Peringatan Hari Ibu ke-97, di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (18/12/2025).

Acara mengusung tema ‘Srawung Wanodya: Tresno Ibu, Cahya Budaya’ ini dihadiri Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Bambang Sujarwo SH MSos MM, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro Ny. Syahfitri Bambang SujarwoWakil Gubernur AAU Marsma TNI Bonang Bayiaji, Kajati DIY I Gede Ngurah Sriada.

BACA JUGA: RUPM Purworejo 2025-2045, Peta Transformasi Ekonomi ke Gerbang Investasi Selatan Jawa

“Puncak Peringatan Hari Ibu ini, kita maknai penghormatan bukan sebagai nostalgia melainkan sebuah tekad untuk membangun masyarakat yang lebih setara, lebih manusiawi,” ujarnya.

Gubernur juga menyinggung soal perlindungan agar tak terjadi kekerasan berbasis gender, perluasan akses pendidikan dan ekonomi.

BACA JUGA: Letkol Arh Reindi Jabat Dandim Sleman, Letkol Inf Alfian Dandim Gunungkidul

Selain itu ketersediaannya ruang partisipasi yang inklusif dalam pengambilan keputusan publik bagi perempuan. Meski demikian tanggung jawab itu tidak boleh hanya pemerintah melainkan kerja bersama dimulai di rumah, di tempat kerja, di sekolah hingga di ruang guru.

BACA JUGA: 1.200 Karyawan PT Mitra Adi Jaya Terima BLT dari Dana Cukai Tembako

Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Ibu Ke-97 Propinsi DIY Tahun 2025 GKR Hemas mengungkapkan, puncak Peringatan Hari Ibu sebagai bentuk penghormatan, apresiasi dan penguatan peran perempuan serta menjadi momentum menumbuhkan kembali nilai-nilai kebangsaan keteladanan dan kontribusi nyata perempuan dalam berbagai bidang kehidupan

BACA JUGA: Mbak Titiek Soeharto ke Sleman Resmikan Irigasi Tersier & Salurkan Beasiswa

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, menguatkan semangat persatuan dan kebersamaan antar organisasi perempuan memberdayakan perempuan melalui literasi keuangan dan edukasi serta menegaskan kembali peran ibu sebagai pilar ketahanan keluarga dan Bangsa" jelasnya

BACA JUGA: Menyikapi Bencana, Ini Pesan Pangdam IV/Diponegoro kepada Prajurit Korem 072/Pmk

GKR Hemas berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi gerakan nasional yang ditindaklanjuti oleh berbagai organisasi perempuan di tingkat Daerah dalam konteks peran Ibu menjadi landasan utama yang tidak dapat dipisahkan. (*/inm)

 


share on: