Yogyapos.com (YOGYA) - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Brigjen Pol Andi Fairan SIK MSM didampingi Kepala Bagian Umum Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Kepala Bidang Rehabilitasi, Subkoordinator Pencegahan dan Subkoordinator Administrasi menyambangi Keraton Yogyakarta, Selasa (26/4/2022).
Dalam kunjungan ini BNNP DIY bertemu langsung dengan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, didampingi dengan Ketua beserta pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka audiensi untuk membangun sinergitas lintas lembaga dalam pelaksanaan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Selain itu juga penandatangan Perjanjian Kerjasama antara BNN Provinsi DIY dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).
“Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba perlu melibatkan seluruh komponen masyarakat dari berbagai sektor. Salah satu komponen masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah keluarga. Dimana keluarga merupakan kelompok terkecil dan paling utama dalam suatu masyarakat,” ujar Kepala BNNP DIY.
Disebutkan, penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu jenis persoalan yang menjadi ancaman bagi kehidupan suatu bangsa. Khususnya di DIY, jumlah pengguna narkotika di DIY menempati peringkat kelima terbanyak se-Indonesia. Angka tersebut berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh LIPI dan BNN pada 2019. Hal ini menjadi tantangan bagi BNNP DIY berikut pemerintah daerah untuk melaksanakan strategi dalam merespon tingginya penyalahgunaan narkotika di wilayah DIY.
Brigjen Pol Andi Fairan menyampaian strategi dan kebijakan BNNP DIY dalam menanggulangi penyalahgunaan narkotika bagi kalangan muda di Yogyakarta salah satunya melalui soft power approach yaitu pencegahan dan pemberdayaan masyarakatserta rehabilitasi. Pencegahan dapat dilakukan salah satunya dengan memberdayakan fungsi keluarga, dimana keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat sehingga tindakan pengendalian dan pengawasan ancaman penyalahgunaan narkotika bagi generasi muda dapat dilakukan sedari dini melalui keluarga.
Keluarga, tandasnya, memiliki peran yang dominan dalam intervensi ketahanan keluarga terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba. Apabila unit terkecil dalam masyarakat memiliki ketahanan yang kuat, maka hal ini juga akan berdampak pada lingkup yang lebih luas seperti ketahanan kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan akhirnya dapat tercapai Indonesia “Bersinar” Bersih Narkoba.
Pada kesempatan ini, dilaksanakan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BNNP DIY dengan Tim Penggerak PKK Daerah Istimewa Yogyakarta. Kerjasama mencakup sinergitas pelaksanaan program dan kegiatan, khususnya dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan keluarga. Kepala BNNP DIY menjelaskan bahwa penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tersebut adalah untuk memperkuat fungsi keluarga dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.

GKR Hemas menyambut baik terjalinnya kerja sama antara BNNP DIY dengan TP PKK DIY. Ia juga menyampaikan kendala yang mungkin terjadi serta alternatif strategi yang dapat digunakan agar kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui keluarga ini dapat berjalan efektif. “Salah satunya adalah dengan melibatkan Ketua Tim PKK dan Wakil Kabupaten/Kota serta Tim Pokja Satu (Tim Penghayatan dan Pengamalan Pancasila dan Gotong Royong) paling sedikit 5 orang pada acara sarasehan tentang Strategi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika. Acara tersebut juga harus dihadiri 5 Kepala Daerah agar lebih efektif,” ungkap GKR Hemas.
Selain itu beliau juga menyarankan untuk membangun kerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di DIY. DIY dengan penduduk mahasiswa yang terus bertambah tiap tahunnya, ada kemungkinan untuk terjadi peningkatan kasus narkotika. Sehingga selain melakukan pencegahan melalui keluarga, pencegahan melalui lingkungan kampus juga sama pentingnya.
GKR Hemas mengharapkan kerja sama ini dapat memberikan hasil yang baik.dalam kerja sama ini, beliau mengharapkan adanya pendampingan dari BNNP DIY dalam kegiatan pencegahan yang akan dilaksanakan oleh Tim PKK DIY. Pemerintah Daerah bersama BNNP DIY akan bekerja semaksimal mungkin dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkotika. Serta seluruh Tim TP PKK akan membantu semakimal mungkin untuk melakukan pencegahan dan penyalahgunaan narkotika di DIY. (*/Spd)
