Yogyapos.com (YOGYA) – Bakal calon Presiden RI 2024, Anies Baswedan, dijadwalkan hadir menemui para pendukungnya di Grand Pacific Hotel Jalan Magelang Km 4,5 Sleman, Rabu (16/11/2022).
Kehadiran Anies kali ini atas undangan dari Forum Ka’bah Membangun (FKM) dan Forum Ulama Membangun (FUM) DIY mengikuti deklarasi maupun dukungan pencapresannya. Acara dilakukan indoor, meski demikian panitia tetap mengantisipasi membludaknya pengunjung yang diperkirakan akan ‘luber’ hingga di luar gedung.
Ketua Panitia Bambang Aris Sujoko mengungkapkan, kehadiran Anies dalam rangka deklarasi ini sebenarnya sudah tiga kali diagendakan. Namun baru kali ini insya allah terlaksana setelah koordinasi menyesuaikan jadwal yang bersangkuta.
Ketua Umum FKM Habil Marati (kiri) dan Ketua Panitia Deklarasi Bambang Aris || YP-Ismet NM Haris
“Jadwal Pak Anies padat. Baru kali ini Insya Allah bisa terlaksana. Monggo siapa pun dipersilahkan untuk bisa bertemu dengan beliau dalam acara hari Rabu mendatang,” ujar Bambang didampingi Ketua Umum FKM Habil Marati, Sekjen Husaini Lubis dan Ketua sekaligus Deklarator Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Pusat Syahrial, di Hotel Melia Purosani, Senin (14/11/2022) sore. Ikut hadir di acara ini antara lain senior PPP Yogyakarta Syarif Hidayat dan Syalthut Aridloi.
Bambang menyebutkan, usai acara deklarasi, Anies selanjutnya akan memenuhi undangan lainnya serta bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat maupun ulama. “Acara kami dijadwalkan selesai Pukul 17.00. Setelahnya Pak Anies punya agenda lain,” tandasnya.
Terkait dengan acara ini, Habil Marati mengungkapkan FKM dan FUM merupakan ormas beranggotakan orang-orang dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat kepemimpinan Suharso Manoarfa tidak setuju parpol berlambang ka’bah itu masuk dalam Koalisi Indonesia Bersatu.
“Kami merupakan orang-orang PPP. Ada yang mantan pengurus, anggota dewan, dan lainnya. Ini ormas dari basis politik yang pertama mengusung Pak Anies untuk menjadi Presiden RI 2024,” tukasnya.
Sebagai ormas beranggotakan warga PPP, FKM dan FUM menampung aspirasi anggota mengusung Anies menjadi presiden dengan harapan demikian pula PPP segera mengambil sikap melakukan dukungan yang sama agar berhasil memenuhi parliamentary threshorld.
“Kenapa demikian? Karena elektabilitas Pak Anies Baswedan jauh melebihi PPP. Sehingga sangat penting bagi PPP mendukung Anies agar terselamatkan dalam perolehan suara,” jelas Habil.
Dalam konteks dukung pencapresan Anies, FKM dan FUM juga menaruh harapan besar agar Anies memilih wakilnya dari unsur TNI. Pertimbangannya untuk saling mengisi dalam soal keamanan negara, sebab sosok militer memiliki pengalaman dan tingkat ketegasan dalam penanganan stabilitas negara ke depan. TNI ada sebelum NKRI berdiri. Keberadaannya lahir dari rakyat, sehingga ke depan akan benar-benar sanggup membantu tugas presiden dalam melindungi keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Menjawab pertanyaan yogyapos.com, Habil tidak menyebut nama unsur tentara yang dimaksud. Demikian pula tidak menegaskan apakah tentara aktif atau purnawirawan.
Intinya, tegas dia, deklarasi Rabu mendatang diharapkan menjadi catatan sejarah menghantarkan Anies menuju RI 1 bertempat di Yogyakarta yang secara kesejarahan pernah menjadi Ibu Kota Negara. Yogya penentu terakhir keberadaan NKRI ketika PBB hendak melakukan sidang atas provokasi Belanda yang seolah NKRI sudah tidak ada di tahun 1948. Dari Yogyakarta inilah gema keberadaan RI sampai ke seluruh dunia. (Met)
