Yogyapos.com (SLEMAN) - Sutradara film asal Yogyakarta Hanung Bramantyo kembali meluncurkan film terbaru Cinta Tak Pernah Tepat Waktu, yang diangkat dari novel best seller karya Puthut EA . Film berkisah tentang gejolak batin seorang penulis mencari cinta di dalam hidupnya ini akan hadir di bioskop tahun 2024.
BACA JUGA: Penuhi Panggilan Klarifikasi, Aiman Dicecar 60 Pertanyaan
“Ini bukan sekedar kisah drama biasa namun diharapkan penonton bisa terhanyut dan terkoneksi dengan berbagai masalah kehidupan percintaan yang nyata dan mungkin saja bisa terjadi kepada siapa saja,” ujar Hanung Bramantyo dalam keterangan tertulis yang diterima yogyapos.com, Rabu (6/12/2023).
Film ini digarap bersama K Studio Nusantara dan Seven Skies Motion dari Malaysia. “Film ini akan bercerita tentang kegalauan seorang lelaki yang sudah memasuki usia untuk menikah dan lingkungan keluarganya berulang kali untuk menyampaikan kepada Daku, tokoh utama dalam film ini,” jelas Hanung.
BACA JUGA: Federasi Buruh Pariwisata dan Ekonomi Kreatif KSPSI di 12 Propinsi Siap Menangkan 'AMIN'
Puthut EA selaku penulis novel best seller Cinta Tak Pernah Tepat Waktu mengatakan tak sabar untuk segera melihat bagaimana kalau cerita novel ini jika dijalankan sebuah film.
“Ini merupakan karya kolaborasi yang sangat menarik dan tentunya saya berharap akan di menjadi tontonan yang menghibur karena dikemas dengan teknologi cinematic lighting, set up dan mengusung atmosfer calm and soft untuk mendapatkan suasana romantis dalam menghadirkan kesenduan dan kesedihan yang mendalam tokoh utama Daku yang diperankan aktor tampan yang lagi hits Refal Hady Kurnia,” ungkap Puthut.
BACA JUGA: Tim Advokasi TKD DIY Prabowo-Gibran Sambangi Kantor Bawaslu, Ada Apa?
Sementara itu, Refal Hady mengatakan sangat senang dipercaya untuk memerankan tokoh utama dalam film ini. Aktor keturunan Arab dan Betawi ini berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menjadi tokoh Daku.
"Saya harus belajar banyak tentang bahasa Jawa, budaya dan dialek Jawa supaya bisa lebih menjiwai sebagai tokoh Daku,” ujar Refal Hady.
Daku harus menghadapi berbagai cobaan untuk mendapatkan cinta sejati dalam kehidupannya.
BACA JUGA: Dispora Sleman Berikan Penghargaan kepada 37 Atlet Berpresatasi
“Dalam percintaan akan menemukan rintangan dan cobaan, akan banyak terjadi konflik dan kesedihan untuk mencari cinta sejati yang kita inginkan,” kata Refal Hady.
Jalinan multi konflik dalam drama percintaan di film Cinta Tak Pernah Tepat Waktu ini diharapkan bukan hanya sekedar menjadi tontonan atau hiburan semata, tetapi juga pelajaran hidup bahwa kadang cinta sejati tidak harus memiliki ataupun kadang cinta sejati tidak datang di waktu yang tepat. Adaptasi cerita akan sedikit berbeda dengan plot novel namun tetap membawa jiwa sang tokoh utama yang tidak ingin sekedar mencicipi cinta sejati, melainkan ingin mencicipi cinta yang bukan sesaat.
BACA JUGA: Sembilan Fasilitas Umum di Sleman Diusulkan Dilarang untuk Kampanye
Selain Refal Hady yang menjadi tokoh utama Daku, film ini juga menghadirkan artis cantik Nadya Arina yang memerankan Nadya, Carissa Perusset sebagai Anya dan Mira Filzah sebagai Sarah. Film ini diproduseri Azlin Hilda dan penata sinematografi Satria Kurnianto serta penata artistik J.B Adhi Nugroho. Nadya Arina berharap film ini akan sukses dan menjadikan kesan mendalam di hati penonton film Indonesia.
BACA JUGA: Bercanda Soal Bom, Seorang Penumpang Pelita Air Diamankan
“Dalam percintaan sejati pasti akan mengalami pergolakan batin yang tentunya menjadi pelajaran hidup yang tidak mudah untuk dilupakan,” kata Nadya Arina.(*/Opo)
