Farmasi UMY Produksi Hand Sanitizer untuk Kampus

share on:
Tim Prodi Farmasi UMY memproduksi hand sanitizer yang ramah lingkungan || YP/Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Merebaknya virus Covid-19 membuat masker dan hand sanitizer menjadi barang yang langka. Berkaca dari situasi ini, civitas UMY berinisiatif memproduksi hand sanitizer sendiri untuk keperluan internal kampus.

Kaprodi Farmasi FKIK UMY Sabtanti Harimurti PhD.Apt, dalam rilis yang diterima yogyapos.com, Selasa (24/3/2020) mengatakan pembuatan hand sanitizer dilakukan sejak wabah Covid-19 merebak di Indonesia, tepatnya sekitar dua minggu yang lalu.

“Pertama kami hanya membuat untuk prodi FKIK saja. Namun ternyata pihak universitas mendukung dan kami pun membuat untuk keperluan internal civitas UMY. Ini menjadi Tanggung jawab kami selaku tenaga kesehatan yang berada di UMY dan merasa wajib bergerak untuk menjaga kesehatan lingkungan UMY,” katanya.

Sabtanti menambahkan, bahan utama yang digunakan untuk membuat hand sanitizer adalah alcohol, humektan serta pelembut tangan. Lalu dicampur dengan aroma terapi agar bau alkohol tidak menyengat.

“Kadar alkohol harus di kisaran 60 persen hingga 75 perseb untuk bisa menonaktifkan mikroba dalam 1 menit. Ini perlu kalkulasi yang baik agar tidak salah. Jadi sebelum dibuat harus dihitung dengan baik dulu agar konsentrasinya tepat,” imbuhnya.

Dr Suryo Pratolo MSi selaku Wakil Rektor Bidang SDM, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Prodi Farmasi. Ini menjadi upaya preventif UMY dalam menghadapi wabah pandemi Covid-19.

”Produksi hand sanitizer ini sebagai bentuk upaya preventif adanya wabah pandemi COVID-19 dan akan didistribusikan secara internal sesuai dengan kebutuhan sivitas akademika UMY. Distribusi ini tidak berhenti saat adanya wabah Corona saja, namun akan diberlakukan reguler agar sivitas akademika UMY selalu menjaga kebersihan dan kesehatan,” ungkap Dr Suryo. (Dol)

 

 


share on: