Dua Pengedar Sabu Lolos dari Ancaman Hukuman Mati

share on:
Pembacaan putusan hakim terhadap dua terdakwa di PN Sleman, Selasa (22/7/2025) || YP-Ist

Yogyapos.com. (SLEMAN) – Dua terdakwa pengedar narkoba, Taufan HR (46) dan Ricky H (29) warga Sidoarjo Jawa Timur, akhirrnya divonis pidana penjara 20 tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (22/7/2025).

Majelis hakim Irma Wahyuningsih SH MH menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah menyakinkan sebagai pemakai sekaligus perantara jual beli 10 Kilogram sabu. Selain itu mereka juga dikenai denda 1 Rp Miliar, subsider 3 bulan penjara.               

BACA JUGA: Rekonstruksi Pengeroyokan di Sutopadan Dihadiri Keluarga Korban

“Perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan Pasal 217 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP,” tegas hakim.                               

Sebelum menjatuhkan amar putusanya, Majelis Hakim juga mengukapkan bahwa tidak sependapat dengan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Sleman Euis Ratnawati SH menuntut terdakwa dengan pidana mati. Tuntutan tersebut dinilai terlalu berat bagi kehidupan para terdakwa, karena mereka masih bisa diharapkan memperbaiki diri dalam penjara dan menjadi orang lebih baik bila menyelesaikan hukumanya.                     

Savira Alfin Syahrin SH MH || YP-Agung Dwi Purwanto

Savira Alfin Syahrin SH MH selaku kuasa hukum terdakwa menyatakan menghormati putusan hakim. Kliennya, terdakwa Taufan RH menerima putusan tersebut. Sedang terdakwa Ricky menyatakan pikir-pikir.

BACA JUGA: Polres Bantul Sita Ratusan Botol Miras Oplosan di Dua Dusun

"Dengan vonis 20 tahun tersebut, kami dari penasehat cukup lega, dimana sebelumnya masing-masing dituntut hukuman mati karena dalam dakwaan barang bukti 10 kilogram," tandas Savira kepada yogyapos.com, usai sidang. 

Diberitakan sebelumnya, terdakwa diringkus aparat Ditresnarkoba Polda DIY, pada 13 Janiari 2025. (Agn)                                                                               

                       

 

 


share on: