Dirjen Paud Dikdasmen Membuka Monaco ke-10 SMA Muhi Yogya

share on:
Pembukaan MONACO ke-10, di Grha As-Sakinah, Kamis (28/8/2028) pagi || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan Dasar Republik Indonesia Gogot Suharwoto SPd MEd PhD, membuka Moehi National Competition (MONACO) ke-10, di Grha As-Sakinah pada Kamis (28/8/2028).

Kegitan rutin tahunan yang diinisiasi Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta, kali ini mengusung tema "Forge Your Legacy, Seize the Glory – Monaco Await Your Victory!" yang bermakna tantangan sekaligus ajakan untuk menorehkan prestasi dan membangun warisan gemilang, diikuti oleh 2122 pelajar SMP/SMA sederajat dari seluruh Indonesia.

BACA JUGA: Arfin Munajah: Bantul Rawan Narkoba

MONACO 2025 mempertandingkan 21 jenis perlombaan, diantaranya Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, Olimpiade Matematika, Debat Bahasa Indonesia, Mobile Legends BB, Band Competition, Cipta Puisi, Fotografi, Tapak Suci Fighting, Lomba Lintas Alam, Basketball, DA'I Muda, MHQ, MTQ, CCAI, Story Telling, Speech Contest, Poster Digital, Essay, Solo Vocal, dan Free Fire

Gogot mengungkapkan, MONACO sejalan dengan program prioritas pendidikan karakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Murid harus terus semangat untuk berkarya dan berprestasi.

BACA JUGA: Sosialisasi Nilai-nilai Pakualaman, Ini Tujuannya

Momentum MONACO 2025 harus menjadi pemicu semangat pendidikan karakter generasi muda untuk berjuang meraih prestasi maksimal. MONACO bukan hanya ajang apresiasi, tapi juga menjadi ruang berbagi inspirasi, memperkuat semangat karakter kebangsaan, dan menumbuhkan optimisme akan masa depan anak-anak Indonesia yang gemilang.

“Saat ini kementerian juga sudah mengakomodir berbagai prestasi murid agar nantinya dapat bermanfaat untuk kelanjutkan studi murid," tandasnya. 

BACA JUGA: Influencer Ratu Felisha Ajak UMKM Bangun Personal Branding Melalui Workshop

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Drs H Herynugroho MPd mengatakan, MONACO 2025 bisa menjadi wujud kongkret peran serta SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta untuk mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia agar menyambut bonus demografi. Menurutnya agar Indonesia dapat bersaing maksimal dari revolusi industri, ketersediaan sumber daya manusia yang melimpah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dari sisi pendidikan dan keterampilan.

BACA JUGA: Pemkab Sleman-Hiswana Migas Teken Komitmen Bersama, Ini Isinya

“SMA Muhi telah menanamkan budaya berkompetisi dan berprestasi. Tahun ajaran 2024/2025, siswa kami meraih 736 prestasi tingkat daerah hingga internasional. Untuk menjaring siswa baru yang berkualitas SMA Muhi menyiapkan beasiswa senilai 650 juta untuk siswa baru. Pendaftaran SPMB untuk tahun 2026/2027 telah dibuka melalui https://ppdb.smumuhi-yog.sch.id/” paparnya.

Seluruh kegiatan lomba ini diselenggarakan secara daring dan luring di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta selama 3 hari. Adapun partai final perlombaan akan dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Pembukaan MONACO ini juga ditampilkan penampilan siswa berupa hiburan Band, Tarian Ratoeh Pukat, musikalisasi puisi dan berbagai pertunjukan lainnya. Acara Pembukaan MONACO 2025 ditutup dengan doa bersama pada pukul 09.00 WIB. Para peserta lomba kemudian menuju ke tempat perlombaan masing-masing. (*/Red)

 

 


share on: