Yogyapos.com (BANTUL) - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bantul, Arfin Munajah mengungkapkan, wilayah Kabupaten Bantul bukan hanya menjadi sasaran pemasaran saja tetapi juga disinyalir rawan untuk memproduksi narkoba.
"Salah satu buktinya, di daerah Sewon Bantul beberapa bulan lalu diduga kuat ada remaja yang memproduksi itu,” kata Arifin Munajah, di Bantul, Rabu (27/8/2025).
Ia menyebutkan, tempat dimaksud adalah berada di salah satu ruangan rumah yang diduga kuat sering untuk tempat kumpul-kumpul sejumlah remaja.
"Mereka melakukan itu kemungkinan karena melihat di medsos ataupun yang lainnya, kemudian tertarik dan mencoba-coba mengonsumsi narkoba,” katanya.
BACA JUGA: Forum Advokasi Pemerhati Perumahan Rakyat: Tolak Tunjangan Perumahan DPR!
Kasus itu ditangani BNN DIY. Saat penanangkapan pelakunya, ditemukan alat untuk memproduksi narkoba.
Arifin mengimbau masyarakat terutama para orang tua meningkatkan kewaspadaan dalam mengawasi anak-anaknya yang remaja agar mereka tak terjerumus ke perbuatan negatif, mengonsumsi narkoba.
Ditanya tentang jumlah pasien yang direhabulisasi oleh BNN Bantul, Arfin menuturkan, selama tahun 2024 mencapai 58 orang.
"Kami terbuka dan mempersilahkan kepada masyarakat yang bermaksud akan melakukan rehabilitasi ke BNN Bantul," pungkasnya. (Spd)
