Dialog Interaktif 'Energi untuk Negeri' Future Mind Indonesia, Ini Tujuannya

share on:
Para peserta dialog interaktif

Yogyapos.com (BANTUL) - Future Mind Indonesia kembali menggelar dialog interaktif mengangkat tema "Energi untuk Negeri: Subsidi Tepat Sasaran Menuju Indonesia Emas 2045" di RumiFest Creative & Festival, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan kota kedua, setelah Jakarta pada 15 Juli lalu yang menjadi ruang dialog interaktif lintas sektor dalam membahas kebijakan subsidi energi sebagai pilar pembangunan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045. Menghadirkan narasumber dari Pertamina Patra Niaga, Akademisi, dan Prima DMI Yogyakarta. Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari kalangan masyarakat dan anak muda Yogyakarta, yang menjadi energi positif untuk masa depan Indonesia.

BACA JUGA: Muliakan Air, Warga Sabrang Giripurwo Kulonprogo Gelar Merti Sendang

‎"Alhamdulillaah, hari ini kegiatan berjalan lancar. Semangat membara dari kawan-kawan Yogya patut kami apresiasi, insyaa Allah ini menjadi energi positif untuk masa depan Indonesia,” ungkap Muqaddam Inisiator Future Mind Indonesia, Sabtu (2/1/2025).

‎Muqaddam menjelaskan bahwa Future Mind Indonesia tidak hanya sekadar menggelar diskusi, melainkan sebagai studi kasus untuk menjadi bahan pertimbangan perumusan kebijakan.

‎"Tentunya ada rencana tindak lanjut ya, apalagi habis ini kita langsung persiapkan diri menuju Ambon. Dari hasil dialog di Jakarta, dan sekarang di Yogya semua jadi bahan pertimbangan untuk kami sampaikan pada para stakeholder terkait"

Para narasumber dialog interaktif || YP-Ist

‎Sebagai stakeholder yang bergerak dalam bidang Energi, Pertamina Patra Niaga dihadiri oleh Wendy Surya Windrawan mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam menyampaikan saran dan masukan konstruktif pada Pertamina.

BACA JUGA: Bukit Klangon akan Sajikan Persaingan Sengit Rider Elit Downhill dan Cross-country

‎"Ya, kami ingin masyarakat juga hadir untuk memberikan masukan yang konstruktif kepada kami, tapi bukan cacian atau ujaran kebencian ya. Kami ingin subsidi ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat"

‎Kemudian, Dr Hamrin juga mengimbau seluruh stakeholder terkait agar mempertimbangkan seluruh aspek kehidupan masyarakat agar subsidi dapat dirasakan manfaatnya.

BACA JUGA: Advokat Legist Law Firm Sukses Selamatkan Sertipikat Tanah Klien

‎"Subsidi itu asasnya manfaat, jadi apabila subsidi tidak bermanfaat harus dievaluasi dimana letak hambatan dan tantangannya. Sebagai akademisi, saya akan terbuka jika diminta untuk memberikan rekomendasi akademis"

‎Selain itu, salah satu Narasumber yakni Mulyanto SPd MPsi. yang merupakan Ketua PW PRIMA DMI Yogyakarta menegaskan bahwa pentingnya peran generasi muda untuk mengawal kebijakan subsidi energi saat ini, serta perlu adanya inovasi teknologi yang datang dari anak muda.

‎"Jelas ya tadi saya sampaikan bahwa kita masih ketergantungan impor sebesar 90 persen. Oleh karena itu, saya sampaikan bahwa perlu adanya kesadaran bagi mahasiswa-mahasiswi untuk mengawal hadirnya energi berkelanjutan,” ujar Mulyanto.

BACA JUGA: I Putu Sugiartha Sanjaya Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Ilmu Akutansi

‎Kegiatan Future Mind Indonesia akan kembali digelar pada akhir agustus di Kota Ambon, dengan tema BBM Satu Harga dengan menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan.

‎"Nantikan kami di Ambon, kami akan menghadirkan narasumber yang nggak kalah keren. Semangat energi untuk negeri harus terus digelorakan sampai pelosok negeri," pungkas Muqaddam. (*/Red)

 


share on: