Di Indonesia, Alat Canggih Ini Hanya Dipunyai UPN Veteran Yogyakarta

share on:
Bagian dari alat Scanning Electron Microscope - Mineral Liberation Analyzer (SEM-MLA) yang dipunyai Laboratorium Riset Terpadu UPNYK || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Keberadaan alat Scanning Electron Microscope-Mineral Liberation Analyzer (SEM-MLA) di Laboratorium Riset Terpadu dan Gedung Layanan Akademik milik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNYK) menjadi catatan penting. Rupanya alat canggih ini merupakan satu-satunya di Indonesia.

BACA JUGA: Aksi Ratusan Rakyat Yogya 'Tolak Pemilu Curang' Serukan Jokowi Turun

“Keberadaan alat Scanning Electron Microscope-Mineral Liberation Analyzer, menjadi satu-satunya di Indonesia dan tidak tersedia di laboratorium lain,” kata Kepala Laboratorium Terpadu UPNYK, Joko Soesilo, Jumat (23/2/2024).

Joko menceritakan, alat canggih didukung teknologi mutakhir ini memiliki fungsi khusus untuk menganalisis kandungan mineral dalam suatu obyek penelitian dengan pendekatan digital yang lebih efisien.

BACA JUGA: Harga Beras Melonjak, Senator DIY: Boleh Jadi Akibat Sebaran Bansos yang Ugal-ugalan

“Pengadaan alat SEM-MLA bersumber dari hibah dan direalisasikan pada tahun 2023, alat tersebut berfungsi menganalisis kandungan mineral dalam suatu obyek penelitian dengan pendekatan digital lebih efisien,” ujar Joko.

Selain dilengkapi SEM-MLA, ungkap dia, sarana riset ini juga dilengkapi deretan peralatan canggih, antar lain XRD, XRF, RT-PCR, Separasi Mineral, Wavelength Dispersive X-Ray, Mercury Analyzer, Simultaneous Thermal Analyzer dan UTM Compression. 

BACA JUGA: Seratus Tokoh Bersikap, Tolak Pemilu Curang Secara 'TSM'

“Deretan peralatan ini menjadikan laboratorium terpadu UPNYK masuk ke dalam kategori laboratorium tipe 4,” ungkapnya.

Laboratorium tipe 4 merupakan fasilitas yang hadir di pusat studi fakultas atau universitas, berfungsi sebagai penunjang akademik, pelayanan kepada mitra, melayani kegiatan penelitian dan pengabdian. Mengakomodir berbagai kegiatan, termasuk penelitian mahasiswa, penelitian dosen, serta pelayanan komersil untuk umum.

Kami harapkan dengan hadirnya lab ini, tidak hanya bisa mengakomodasi kebutuhan civitas akademika, tetapi juga mampu memberi pelayanan kepada mitra dan pihak umum,” imbuhnya.

Dengan menyediakan layanan komersial untuk umum, laboratorium ini menjadi tempat bagi perusahaan dan lembaga swasta untuk melakukan uji coba dan pengembangan produk baru.

Laboratorium tipe 4 dikhususkan untuk mengakomodasi kebutuhan riset yang lebih spesifik. Fasilitas penunjang pada laboratorium tipe 4 wajib dilengkapi dengan peralatan laboratorium kategori I, II, hingga III.

BACA JUGA: Nabrak Mobil Parkir di Pinggir Jalan, Pemotor Patah Tulang

“Fasilitas penunjang berupa peralatan kategori III membutuhkan tenaga ahli dalam pengoperasiannya lantaran sensitivitas dan ketepatan alat yang tinggi,” sambungnya.

Fasilitas baru milik UPN Veteran Yogyakarta ini dinamai Gedung Laboratorium Terpadu dan Gedung Layanan Akademik Prof. Drs H R Bambang Soeroto, diresmikan oleh Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X pada Jumat (23/2/2024) pagi. (Opo)

 

 

 

 

 

 


share on: