Bupati Halim Berkunjung ke Mbah Tupon, Ini Wujud Empatinya

share on:
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat berkunjung ke rumah Mbah Tupon (68) korban penyerobotan tanah, warga Rt 4 Padukuhan Ngentak Bangunjiwo Kasihan Bantul, Selasa (29/4/2024) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih berkunjung ke rumah Mbah Tupon (68) korban penyerobotan tanah, warga Rt 4 Padukuhan Ngentak Bangunjiwo Kasihan Bantul, Selasa (29/4/2024). 

Halim berempati, bahkan berjanji akan memberikan bantuan pendampingan kepada Mbah Tupon dalam menyelesaikan masalah yang sedang membelitnya.

BACA JUGA: Kisruh Tanah Mbah Tupon, Bibit Rustamto Mendorong Pengaduan ke Polisi

"Tenang mawon lan sing gedhe atine (tenang saja dan yang besar hatinya). Kami Pemkab Bantul akan membantu Mbah Tupon agar masalah yang dihadapi dapat terselesaikan,” ungkap Abdul Halim Muslih saat ketemu Mbah Tupon dan keluarga.

Ia mengungkapkan, Pemkab Bantul mengupayakan agar masalah yang dihadapi Mbah Tupon terselesaikan.

BACA JUGA: Komunitas HRZ, Kian Perkokoh Kekeluargaan dan Tingkatkan Peran Sosial

"Saya berpesan kalau ada orang, siapapun yang meminta tanda tangan atau cap jari, sampeyan jangan mau. Bilang saja ini udah ditangani Pemkab Bantul. Permintaan tanda tangan dikhawatirkan untuk kepentingan ka pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab kaitajya kasus inim Maka jangan dilakukan,” sambung Halim.

BACA JUGA: Upayakan Ketahanan Pangan, Kapolres Bantul Peroleh Apresiasi Irwasum Polri

Sementara itu, Mbah Tupon dengan mata.berkaca -kacame mengungkapkan isi hatinya.

"Kami sekeluarga mengucapkan terimakasi atas perhatianya. Selain itu, kulo nyuwun supados lemah kulo lan sertifikatnya secepatnya kembali,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pembunuhan Driver Online, Tersangka Memartil Kepala Korban Berulang

Lebih jauh Mabah Tupon mengungkapkan isi hatinya yait setelah adanya ramai-ramai kasus ini dirinya dan keluarga binggung dan tidak bisa tidur.

"Saya tidak bisa tidur, makan gak enak bahkan tidak sapat kemana-mana serya terpaksa tidak dapat bekerja sebagai buruh pembuat batu bata di Berbah Sleman. Keluarga kulo juga menjadi kapiran (tak terurus) gitu,” ungkap Mbah Tupon.

BACA JUGA: Koperasi Desa Merah Putih, Langkah Tepat Prabowo Membangun Ekonomi Pedesaan

Pertemuan Halim yang didampingi Kabag Hukum, Suparman SH dengan keluarga Mbah Tupon menjadikan suasana harus bagi orang orang yang ada di tempat ini. (Spd)

 


share on: