Yogyapos.com (YOGYA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan BPS Kota Yogyakarta secara resmi melaksanakan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pendataan ekonomi secara nasional, di Amphiteater Teras Malioboro 1, Kamis (18/6/2026) sore.
BACA JUGA: Sidang Penipuan Hadirkan Empat Saksi, di Depan PN Sleman Diwarnai Karangan Bunga
Upacara pencanangan ditandai dengan pelepasan busur panah secara simbolis oleh Wakil Kepala BPS RI, Wakil Gubernur DIY, dan Walikota Yogyakarta. Dilanjutkan pemakaian atribut lengkap kepada perwakilan Petugas Pencacah Lapangan (PCL), diikuti oleh seluruh petugas yang hadir.
BACA JUGA: Puisi Aprinus Salam: Indonesia Sedang Berjalan Ke Mana
Sebagai gambaran pelaksanaan, juga diselenggarakan simulasi wawancara cepat kepada pelaku usaha di kawasan Teras Malioboro, yang disaksikan langsung oleh para pejabat dan tamu undangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pusat dan daerah, diantaranya Wakil Kepala BPS RI Dr Sonny Harry Budiutomo Harmadi SE ME Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Walikota Yogyakarta Dr (HC) dr H Hasto Wardoyo SpOG (K), Plt Kepala BPS Provinsi DIY Ir Endang Tri Wahyuningsih MM, serta Kepala BPS Kota Yogyakarta Joko Prayitno SSi MSE. Turut hadir ratusan petugas lapangan dan mitra kerja yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan sensus.
BACA JUGA: Presiden Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Dorong Percepatan Masa Tunggu Jemaah
Dalam sambutannya, Plt Kepala BPS Provinsi DIY Ir Endang Tri Wahyuningsih menyampaikan bahwa pencanangan ini mencerminkan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan. “Di sisi lain, hasil pendataan ini juga bermanfaat bagi semua pihak untuk memperoleh data yang akurat mengenai kondisi ekonomi daerah,” ujarnya.
BACA JUGA: Sosialisasi 'GATI' di Gandok, Ayah Pondasi Penting Pembentuk Karakter Generasi Muda
Sementara itu, Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menegaskan bahwa sensus ini menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan. “Data yang dihasilkan sangat bermanfaat untuk mendukung penyusunan kebijakan pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
BACA JUGA: Prof Imam Basuki: Sistem Transportasi Modern Bertujuan Memastikan Akses yang Adil dan Efisien
Wakil Kepala BPS RI Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi SE ME menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah DIY atas dukungan yang diberikan. “Selama ini DIY dikenal sebagai contoh kualitas pendidikan yang menjadi penggerak utama perekonomian. Indeks pembangunan yang tinggi didukung oleh kemajuan sektor pendidikan dan kesehatan. Kedua sektor ini tidak hanya mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga harus tercatat secara jelas dalam aktivitas perekonomian,” jelasnya.

Kepada seluruh petugas lapangan, ia mengingatkan dua syarat utama agar sensus berjalan sukses. “Pertama, pastikan tidak ada unit usaha yang terlewat. Kedua, data yang dicatat harus akurat. Selain itu, kerahasiaan informasi yang diberikan responden wajib dijaga sepenuhnya,” tegasnya.
BACA JUGA: Indonesia Banyak Orang Pintar, Sedikit Orang yang Mau Bertirakat
Pencanangan ini secara resmi menandai dimulainya tahap persiapan hingga pelaksanaan pencacahan lapangan Sensus Ekonomi 2026 secara menyeluruh. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan tarian daerah, senam SE2026, serta pembagian hadiah hiburan bagi peserta. (Samsuri)
