Yogyapos.com (YOGYA) - Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) pada tahun 2023 ini menerbitkan sebanyak 97 buku cerita anak berbahasa Jawa dan Bahasa Indonesia. Buku-buku tersebut kemudian diseminasikan kepada para pegiat literasi yang terdiri dari guru, Pengawas Pendidikan, komunitas literasi dan perwakilan media massa yang ada di DIY. Kegiatan deseminasi ini berlangsung pada 6-13 Desember 2023.
BACA JUGA: Antisipasi Kecurangan, Puluhan Advokat Yogya Bentuk Tim Siaga Kawal Pemilu 2024
Koordinator KKLP Penerjemahan BBY Wuri Rochayati menyampaikan, kegiatan diseminasi buku-buku cerita anak ini merupakan muara dari serangkaian kegiatan dari Balai Bahasa Yogyakarta yang berlangsung selama tahun 2023. Kegiatan dimulai dari Sayembara Cerita Anak berbahasa Jawa yang berhasil mendokumentasikan sebanyak 97 naskah dari 300 peserta yang terdaftar.
BACA JUGA: Sudirman Said: Penguasa Sedang Tuna Malu, Mengangkangi Nalar SHARE ON:
“Jadi, buku-buku yang kami perkenalkan ini merupakan buku hasil sayembara dari para pemenang yang telah kami selenggatakan sebelumnya,” ujar Wuri dalam kegiatan Deseminasi Produk Penerjemahan Balai Bahasa Yogyakarta 2023 di Royal Darmo Malioboro, Selasa (12/12/2023).
Kegiatan Deseminasi Buku Cerita Anak terbitan BBY || YP-Sulistyawan Ds
Wuri menambahkan, selain Sayembara, BBY beberapa waktu lalu juga mengumpulkan para penulis yang berkompeten untuk melaksanakan kegiatan pengolahan manuskrip koleksi BBY menjadi cerita yang layak dibaca anak. Naskah tersebut kemudian diterjemahkan kedalam bahassa Indonesia sehingga buku cerita yang dihasilkan menjadi dua bahasa dan dilengkapi dengan gambar illustrasi yang berasal dari para ilustrator muda Yogyakarta.
BACA JUGA: Nonton Bareng Debat Capres, Joko Purnomo Ajak Semua Kader Sebarkan Visi-Misi Ganjar
“Buku yang lolos sebagai pemenang kami cetak, kami terbitkan dan kami uruskan ISBN-nya,” ungkap Wuri.
Wuri menegaskan karena terbentur aturan lembaga, maka buku yang terbit tersebut tidak dicetak secara massal sehingga yang diseminasikan kepada para guru dan pegiat literasi merupakan buku-buku dalam format digital. Meski demikian, pihaknya berharap buku-buku koleksi dari BBY ini dapat memperkuat literasi di sekolah maupun komunitas Taman Bacaan di DIY.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Jalin Kerjasama dengan GoTo Gojek Tokopedia
Sementara itu, Kasubag Umum Balai Bahasa DIY Linda Chandra Ariyani SE MM menerangkan, BBY merupakan Balai Bahasa tertua di Indonesia disamping Jakarta dan Bali. Lembaga ini bertugas untuk memperkuat literasi berbahasa di wilayah Yogyakarta. BBY mempunyai 3 program unggulan yaitu literasi sastra dan kebahasaan, perlindungan bahasa dan sastra dan internasionalisasi bahasa Indonesia.
BACA JUGA: Penyidik Kejati DIY Periksa 30 Saksi Dugaan Korupsi TKD Candibinangun
Kegiatan penerjemahan merupakan salah satu dari kegiatan internasionalisasi bahasa dan sastra Indonesia.Sedangkan kegiatan deseminasi buku cerita anak tersebut merupakan salah satu upaya memberikan variasi bahan bacaan disekolah maupun Taman Bacaan Masyarakat, sehingga dapat mendorong peningkatan minat baca masyarakat khususnya anak-anak. Untuk tahun ini, buku cerita yang diterbitkan terdiri dari 2 jenis buku yang diperuntukkan bagi pembaca awal usia TK/SD dan pembaca lanjutan usia SMP.
“Produk buku cerita ini diterbutkan untuk mendukung internasionasionalisasi bahasa Indonesia serta serta revitalisasi bahasa daerah,” ujar Linda. (*/Sulistyawan Ds)
