Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 5.000 kader Banser dari DIY dan Jawa Tengah, ditambah utusan dari Jawa Timur serta luar Jawa, mengikuti Apel Akbar Banser yang dirangkai dengan pembukaan Pendidikan dan Latihan Instruktur serta Kursus Pelatih II GP Ansor Banser Satkorwil DIY dan Diklatsus Banser 2026, di kawasan SPN Selopamioro, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026).
BACA JUGA: Raih 29 Medali, SMA Muhi Yogya Terbaik Nasional dalam Olimpicad ke-8 di Makassar
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang secara resmi membuka rangkaian pelatihan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia
BACA JUGA: Anggota DPRD Kota Bekasi Evi Mafriningsianti Tekankan Kolaborasi di Seminar KBPII
Menurut Sigit, keberagaman suku, budaya, dan agama bukanlah potensi perpecahan, melainkan kekuatan utama bangsa. “Keberagaman adalah kekuatan terbesar bangsa ini. Kalau kita mampu menyatukannya, Indonesia tidak akan pernah bisa dikalahkan,” tegasnya di hadapan ribuan kader.
BACA JUGA: Tim Advokasi Peduli Hukum Ajukan Permohonan Uji Materi Permensos Nomor 3 Tahun 2026
Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk keluarga besar Nahdlatul Ulama, untuk terus bersinergi menyukseskan program pemerintah serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
BACA JUGA: SMA Muhi Yogya Terima Kunjungan Kolej Islam Sultan Alam Shah Malaysia
Kapolri turut menyoroti peran historis Gerakan Pemuda Ansor dan Banser dalam menjaga keutuhan bangsa sejak masa kemerdekaan. “GP Ansor dan Banser telah ikut menjaga bangsa sejak masa kemerdekaan. Semangat itu harus terus dijaga,” ujarnya, yang disambut tepuk tangan gemuruh peserta.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memberikan sambutan || YP-Dok GP Ansor DIY
Kehadiran Kapolri beserta Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan dan Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukarton pada acara itu, menjadi simbol kuat sinergi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam merawat keamanan serta persatuan nasional.
BACA JUGA: Prajurit Korem Pamungkas Ikuti Hans Mars 15 Kilometer, Ini Tujuannya
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Addin Jauharudin, menyampaikan bahwa Diklatsus kali ini diikuti 5.000 peserta Banser dengan dukungan sekitar 200 instruktur. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kader sekaligus menjaga soliditas organisasi.
BACA JUGA: Jelang Imlek 2577 Kongzili, Patung Dewa Bumi di Klenteng Gondomanan Dijamas
Dalam Apel akbar tersebut dilakukan prosesi penyematan tanda peserta kepada perwakilan kader sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan secara resmi. Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta berdiri tegap melantunkan Mars Syubbanul Wathan yang menggema kuat memenuhi seluruh penjuru lapangan, menyatukan semangat kebangsaan dalam satu irama.
BACA JUGA: Di Balik Perkara Pencurian Laptop: Proses Hukum Dipertanyakan di Bawah Rezim KUHAP Baru
Rangkaian acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin KH. Ahmad Zabidi Marzuqi, Pengasuh Pesantren Ar Romly Giriloyo Imogiri, memohonkan keberkahan, keselamatan, dan kekuatan agar seluruh peserta mampu menjalankan amanah organisasi serta terus istiqamah menjaga keutuhan NKRI.
BACA JUGA: Hadiri Plantikan Pengurus KBPII Bekasi Raya, Wawali Harris Bobihoe Tekankan Penguatan Moral Pelajar
Sejumlah para ulama dan tokoh pemerintah setempat juga hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Bupati Kabupaten Bantul, Halim Abdul Muslih, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan instruktur berskala besar ini.
“Maju terus Ansor Banser. Jayalah NU, Jaya Indonesia,” ucapnya. (Markaban Anwar)
