Yogyapos.com (BANTUL) - Senyum dan perasaan gembira menghiasi warga di Padukuhan Grojogan Tamanan Banguntapan Kabupaten Bantul yang tergabung dalam Kelompok Penerima Manfaat Program Penguatan Kearifan Lokal tahun 2024.
Hal itu terjadi dikarenakan WKSBM Tirta Manunggal Karsa telah menyelesaikan penyaluran Bantuan Kearifan Lokal dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, pada Jumat (27/12/2024) petang.
BACA JUGA: Fortuner Sodok Truk di Jalan Padjajaran, Begini Nasib Penumpangnya
Bantuan kali ini berupa peralatan dan juga barang yang dapat mendukung serta menguatkan usaha masyarakat di bidang ekonomi mikro, kecil dan menengah di berbagai jenis usaha.
Ketua WKSBM Tirta Manunggal Karsa Grojojogan, Gatot Sugiharto, mengatakan pihaknya bersyukur sekali karena di usia WKSBM yang baru satu tahun, namun sudah diberi kesempatan oleh Kemensos untuk menyalurkan bantuan senilai 50 juta yang dibagi kedalam kelompok.
“Penerima manfaat yang berjumlah 10 orang warga Grojogan dalam program Riflok tahun ini sudah silaksanakan krmarain,” kata Gatot Sugiharto kepada yogyapos.com, Sabtu (28/12/2024).
Gatot juga menyampaikan, bahwa ini menjadi anugrah yang luar biasa bagi WKSBM Tirta Manunggal Karsa dan juga warga Grojogan dikarenakan mqmpu mengakses program ini.
BACA JUGA: Termohon Tak Hadir, Sidang Praperadilan Penetapan Tersangka Dugaan Money Politic Ditunda
“Sekali pun tidak mudah dalam mencari sasaran penerima yang sesuai syarat dan kriteria yang telah ditentukan oleh Kemensos, namun hal itu telah dapat dilaksanakan,” tuturnya.
Ditemui secara terpisah, Dukuh Grojogan Roi Hermawan SM yang juga pembina WKSBM Tirta Manunggal Karsa, menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus harian WKSBM yang telah satset bergerak cepat untuk mengakses bantuan ini setelah mendapat informasi dari Dinas Sosial Kabupaten Bantul.
“Semoga bantuan ini menjadikan memotivasi warga penerima manfaat, agar bisa meningkatkan kesejahteraan baik kesejahteraan di tingkat keluarga maupun di lingkungan masyarakat sekitar sehingga dapat turut mengurangi permasalahan sosial yang timbul dari dampak ekonomi,” tuturnya
Ia juga berharap agar WKSBM nantinya dapat meningkatkan program sosial yang sudah berjalan, supaya mampi menebar manfaat yang lebih luas bagi sesama. (Spd)
