Warga Kedungranti Sambut Gembira Peresmian Sumur Bor Dalam di Dusunnya

share on:
Para Emak-emak pun ikut sambut gembira peresmian sumur bor di Dusun Kedungranti, Nglipar, Gunungkidul || YP-Ist

Yogyapos.com (GUNUNGKIDUL) - Walau di sekitar kita barangkali air sangat mudah didapat, berbeda halnya dengan sebagian warga yang hidup di geografis sulit air. Misalnya Dusun Kedungranti, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul ini jika sudah diterpa musim kemarau rutinitas warga sehari-hari berubah menjadi memanggul jerigen dan ember untuk pergi mengais air dari sungai.

Walaupun ada sumur gali namun nyaris tidak bisa bertahan saat musim kemarau melanda, karena rata-rata dalamnya hanya 20-an meter. Untuk sumur bor dalam saat ini belum ada karena warga belum mampu membangun terutama faktor ekonomi kendalanya.

“Alhamdulillah, warga kami sangat bersyukur atas bantuan Sumur Wakaf ini, semoga kesulitan kami mendapatkan air bersih teratasi dengan adanya Sumur ini. Insya Allah warga akan terus menjaga dan merawat Sumur ini sehingga pahala jariyah dari sumur wakaf ini akan terus mengalirmm,” Joko, Takmir Masjid Al Ikhlas Kedungranti, Rabu (13/10/2021). 

Sumur bor kali ini menjadi sumur bor dalam pertama yang dibangun di halaman masjid Al Ikhlas Kedungranti, warga bersuka cita atas hadirnya sumur wakaf yang dibangun Global Wakaf ACT tersebut. Sumur Wakaf di Dusun Kedungranti ini menjadi Sumur Wakaf ke 43 yang dibangun ACT di wilayah DIY. Mayoritas Sumur Wakaf dibangun di wilayah Gunungkidul yang memang paling banyak mengalami kesulitan air bersih ketika musim kemarau tiba. 

Pembangunan Sumur Wakaf di Kedungranti ini, Global Wakaf ACT menggandeng pewakif yang diinisiasi oleh dr H Taufiq Nugroho Sp B ini dibor dengan kedalaman 100 meter. “Alhamdulillah setelah 3 pekan pengeboran sudah mengalirkan air bersih dan telah diuji coba tanpa putus.  "Mudah-mudahan sumur bor ini akan bermanfaat untuk kemakmuran jama'ah dan masyarakat dan terus berkembang kedepannya,” ungkap H Taufiq.

Sementara itu Nur Aries Shoim, selaku Kepala Cabang ACT Yogyakarta menyampaikan ikhtiar pembangunan Sumur Wakaf di DIY ini akan terus dilakukan untuk menjadi solusi atas permasalahan kekeringan di wilayah DIY.

“Insya Allah, ikhtiar ACT hingga akhir tahun 2021, Sumur Wakaf di DIY sudah mencapai jumlah 50 Sumur Wakaf. Dengan begitu, semakin banyak permasalahan kemanusiaan kesulitan air bersih teratasi,” pungkasnya. (*)

 


share on: