Wabup Bantul Joko Purnomo Inginkan Budidaya Ikan Tawar di Setiap Dusun

share on:
Joko Purnomo (batik merah) menebar benih ikanikan tawar sistem flox, di Kelompok Petani Ikan Mina Taruna Bendo Wukirsari Imogiri Bantul, Senin (32/5/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo menginginkan setiap dusun di kabupaten ini terdapat usaha budidaya ikan tawar. Hal ini perlu dilakukan sebagai salah satu alternarif bisnis dan meningkatkan konsumsi ikan masyarakat serta pelestarian maupun pemanfaatan lahan.

“Selain itu pada masa pendemi Covid-19 ini budiya ikan merupakan usaha bisnis yang mudah, praktis, riil dan relatif mudah dilakukan. Ini juga merupakan peluang usaha sekaligus cocok untuk peningkatan imunitas masyarakat,” kata Joko Purnomo pada saat penebaran benih ikan tawar sistem flox bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan DIY, di Kelompok Petani Ikan Mina Taruna Bendo Wukirsari Imogiri Bantul, Senin (32/5/2021).

Sebagaiamana yang telah dilakukan oleh kelompok Mina Taruna bahwa dengan modal sekitar Rp2 juta per masa panen bisa menghasilkan ikan seharga Rp 7 juta atau dengan keuntungan Rp 5 juta untuk sekali panen.

“Oleh karena itu kami Pemkab Bantul sangat mengharapkan dan beratensi terhadap usaha budidaya ikan tawar kolan  sistem flox,” tambahnya.

Menurut dia, hal tersebut penting dilakukan karena dalam waktu dekat sesuai dengan ketentuan bahwa perikanan kelautan yang semula menjadi wewenang Kabupaten Bantul, wewenangnya beralih menjadi di bawah Pemerintah DIY. Sedangkan budidaya perikanan tawar masih tetap menjadi kewengan Bantul. Artinya Bantul sudah tidak lagi punya bidang atau Dinas Kelautan.

Sedanhkan Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan dan Kelautan DIY, Suwarto SPl MM, dalam sambutanya mengatakan, tentang bantuan kolam flox dari Pemerintah DIY tahun 2021 untuk Mina Taruna sebanyak enam buah kolam flox yang nilainya diperkirakan sekitar Rp.20 juta.

“Kini sesuai dengan ketentuan bahwa pemberian bantun dari Pemerintah DIY kepada masyarakat diperuntukan kelompok dan bukan ke perorangan. Maka perlu adanya penggakan usaha perikanan model kelompok,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Kelompok Petani Ikan Mina

Taruna Bando, Derta Jatmika, menuturkan, pihaknya sedang giat mengajak masyarakat untuk berbudidaya ikan tawar. Namun kendalanya masyarakat masih kurang berani untuk memulainya usaha. Maka perlu ada solusinya.(Supardi)

 

 

 

 

 


share on: