Wabub Sleman Dorong Daya Saing Ekonomi Lewat Transformasi Digital

share on:
Wakil Bupati Sleman secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2027 bertempat di Aula Kantor Bappeda Sleman, Selasa (31/3/2026). 

Yogyapos.com (SLEMAN) - Wakil Bupati Sleman secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman Tahun 2027 bertempat di Aula Kantor Bappeda Sleman, Selasa (31/3/2026). 

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Komit Jaga Ketersediaan BBM

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pejabat di lingkungan Pemkab Sleman, jajaran pimpinan DPRD Kabupaten Sleman, perwakilan masyarakat, akademisi, dan unsur lainnya. Forum strategis ini menjadi ruang partisipatif untuk menyelaraskan prioritas pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat Sleman.

BACA JUGA: Berbagi Lele untuk Dukung Ketahanan Pangan, Prajurit pun Senang

Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Bupati menyampaikan Musrenbang RKPD ini merupakan bagian yang sangat strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

"RKPD adalah dokumen perencanaan tahunan yang menjadi penghubung antara visi pembangunan jangka panjang dan menengah daerah dengan implementasi program dan kegiatan di lapangan," jelasnya. 

BACA JUGA: Korem 072/Pamungkas Verifikasi, Pastikan Sertijab Danrem Berjalan Lancar

Dokumen ini tidak hanya menjadi pedoman dalam penyusunan anggaran, tetapi juga menjadi instrumen untuk memastikan adanya keterkaitan, konsistensi, dan sinergi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan daerah. 

Sementara tema yang diusung pada pembangunan Kabupaten Sleman pada tahun 2027 adalah “Peningkatan Daya Saing Ekonomi Melalui Transformasi Digital Didukung Tata Kelola Pemerintahan yang Berintegritas”. Danang menyebut pemilihan tema ini merupakan respons atas dinamika global, nasional, maupun lokal yang menuntut kita untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

BACA JUGA: Polda DIY Siapkan Rekayasa Lalin Jelang Kirab Budaya HUT-80 Sri Sultan HB X

"Transformasi digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Digitalisasi telah mengubah cara kita bekerja, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi dalam berbagai sektor, baik dalam pelayanan publik, penguatan UMKM, pendidikan, maupun tata kelola pemerintahan," katanya. 

Selain itu, merespon kondisi tantangan saat ini (efisiensi anggaran), Wabup Danang menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak menjadi alasan penurunan kualitas pelayanan publik, apalagi ketimpangan pembangunan. 

BACA JUGA: Polisi Kantongi Tiga Calon Tersangka Dugaan Korupsi BUKP Tempel Rp 2,1 Miliar

"Kita harus upayakan pembangunan melalui perencanaan yang adaptif, transformasi digital dan inovasi agar efisiensi tetap menjaga kinerja. Kita harus memastikan bahwa pembangunan yang kita laksanakan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan, serta meningkatkan daya saing daerah," pungkasnya.(*/Agn)


share on: