Utusan Khusus Presiden Jokowi Kunjungi Sleman Upayakan Ketahanan Pangan

share on:
Mardiono selaku Utusan khusus Presiden berdialog langsung dengan peternak kambing

Yogyapos.com  (SLEMAN) - Sebagai upaya membangun ketahanan pangan, utusan khusus Presiden Bidang Kerjasama Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan (KPKKP), Muhammad Mardiono melakukan kunjungan ke Kabupaten Sleman, Kamis (29/12/2022).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-peringati-hari-pangan-sedunia-pemkab-sleman-libatkan-puluhan-kwt-8569

Kedatangan Mardiono disambut Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang sekaligus mendampinginya meninjau Merapi Farm, salah satu lokasi peternakan kambing dan sapi di wilayah Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pameran-pembangunan-upaya-bangkitkan-perekonomian-7647

Muhammad Mardiono menyampaikan, Presiden RI menugaskan dirinya untuk  mengetahui secara langsung kondisi di lapangan terkait pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan khususnya sektor peternakan.

“Saya diberi tugas khusus oleh Presiden Jokowi untuk turun ke lapangan melihat secara langsung kondisi (pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan) seperti apa, khususnya dibidang peternakan,” kata Mardiono.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-kiprah-klomtan-srikandi-kian-moncer-5200

Di lokasi, ia meninjau secara langsung kondisi peternakan Merapi Farm sekaligus berbincang-bincang dengan sejumlah peternak. Peternakan ini merupakan ujung tombak ketahanan pangan di masyarakat, khususnya untuk ketersediaan daging dimana kita masih mengandalkan impor daging.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pengurus-jpm-bulus-tempel-candibinangun-dikukuhkan-bupati-ikuti-panen-padi-sembada-merah-6235

“Maka sektor peternakan ini menjadi fokus. Kami ingin mendengar langsung seperti apa kondisinya sehingga bisa kami sampaikan dan akan menjadi pertimbangan pemerintah menentukan kebijakan,” jelasnya.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-warga-rt-06-dusun-sedan-silaturahmi-sowan-sesepuh-berharap-pandemi-berlalu-5940

Sementara itu pemilik Merapi Farm, Dani (30) dan sekaligus sebagai peternak, mengutarakan kondisi yang selama ini menjadi kendala yang dialami dan sebagian peternak di wilayahnya. Kendala tersebut terkait stok pakan untuk ternak karena keterbatasan lahan peternakan, serta kendala jumlah bibit dan genetik.

Sedangkan untuk pasar, Dani mengaku dirinya tidak mengalami kendala untuk memasarkan hasil ternaknya.

Menanggapi hal itu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan sektor peternakan di Kabupaten Sleman merupakan sektor yang cukup potensial. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan pertumbuhan PDB sektor pertanian yang sangat signifikan.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-bupati-bersama-klomtan-margo-mulyo-panen-kedelai-anjasmara-8313

Kustini juga menjelaskan untuk memastikan produksi ternak Sleman terus meningkat, Pemkab telah melakukan berbagai upaya diantaranya peningkatkan kapasitas SDM peternak tentang agrobisnis peternakan, pelayanan kedehatan hewan, bantuan bibit ternak, sarana dan prasarana penyediaan air minum, bantuan peralatan pembuatan pakan ruminansia (Baller Silase) dan lainnya. (Agn)

 


share on: