Uji Diagnostik GeNose Kreasi UGM di RSUP Dr Sardjito

share on:
Pihak RSUP Dr Sardjito saat mencoba GeNose kreasi dari UGM || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Alat pendeteksi Covid-19 kreasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinamakan GeNose secara resmi dilakukan uji diagnostic di Gedung Diklat RSUP Dr Sardjito, (26/10).

GeNose C19 dibuat seiring program pemerintah dalam Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 terkait percepatan penanganan pandemi Covid-19 di tanah air. GeNose C19 merupakan alat yang mampu mendeteksi dan mendiagnosis dengan hembusan nafas.

Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono MEng menyatakan dengan kehadiran GeNose C19 dapat memutus penyebaran Covid-19 dengan keunggulan dari segi biaya, efektifitas dan akurasi.

“GeNose mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas seseorang. Nafas orang diambil, diindera melalui sensor-sensor dan kemudian diolah datanya dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Proses pengolahan data sampel nafas memakan waktu kurang dari 2 menit,” kata Prof Panut didampingi Warek Bidang Kerja Sama dan Alumni Prof Paripurna SH.

Sementara itu dr Dian Kesumapramudya Nurputra MSc Ph.D selaku prinicipal investigator menambahkan, GeNose telah melalui uji profiling dengan menggunakan 615 sampel data valid di RS Bhayangkara Polda DIY  dan RS Lapangan Khusus Covid Bambanglipuro.

“Hasil menunjukkan tingkat akurasi mesin yang tinggi, yaitu 97 persen. GeNose C19 akan dibandingkan dengan hasil pemeriksaan swab PCR head to head secara cross-sectional dengan merekrut pasien yang memeriksakan diri ke poli Covid-19 di 9 rumah sakit yang bekerja sama sebagai site uji,” ujar dr Dian.

Dirut RSUP Dr Sardjito dr Rukmono Siswihanto Sp.OG (K) sangat mengapresiai langkah pihak UGM yang menciptakan GeNose. “Akselerasi dan penyelesaian inovasi GeNose diharapkan dapat menghasilkan imbas positif bagi kepentingan bangsa Indonesia. Harapannya, GeNose C19 bisa digunakan sebagai alat deteksi dini Covid-19 di masyarakat yang terjangkau. Dukungan publik yang dilandasi spirit gotong-royongdibutuhkan untuk mewujudkan sinergi antar komponen bangsa dan ketepatan pengambilan keputusan pada posisi Equilibrum Baru dalam tatanan kehidupan sosial-ekonomi di era pandemic,” jelas dr Rukmono.

Adapun rumah sakit yang telah menyatakan persetujuan untuk berpartisipasi uji diagnostik GeNose antara lain RSUP Sardjito Yogyakarta, RSPAU Hardjolukito, RS Bhayangkara Tk III Polda DI Yogyakarta, RSL KC Bambanglipuro Bantul, RST Dr. Soedjono Magelang, RS Bhayangkara Tk I Raden Said Soekanto Jakarta, RS Akademik UGM RSUD Saiful Anwar Malang dan RST Dr Soetarto Yogyakarta. (Fadholy)

 

 


share on: