Tinjau Dam Srandakan yang Jebol, Begini Respons Menteri Dody Hanggodo

share on:
Menteri PUPR, Dody Hanggodo didampingi Bupati Abdul Halim Muslih saat meninjau DAM Srandakan yang jebol, Senin (27/2025) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo dan rombongan mininjau kerusakan DAM Srandakan Sungai Progo, di Dusun Trimurti Srandakan Bantul, Senin (27/1/2025).

Diketahui, DAM Srandakan jebol pada Minggu lalu.  Kondisi kerusakanya cukup serius, berpotensi menimbulkan abrasi dan sangat membahayakan Masyarakat. Sehingga direncanakan infrastruktur ini segera dapat diperbaiki.

BACA JUGA: Haul ke-17 Pak Harto, Ada 'Blessing Smile' dan Doa Bersama di Monjali

Menteri Dody mengatakan, terkait jebolnya DAM tersebut, pemerintah juga akan memperketat larangan penambangan Tipe C dengan menggunakan mesin di sekitar DAM. “Sebab salah satu penyebab kerusakanya diperkirakan akibat penambangan,” tandasnya.

BACA JUGA: Kabar Terbaru Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman, Begini Penjelasannya

DAM Srandakan dibangun pada tahun 2001 oleh Pemerintah Pusat menggunakan dana APBN sekitar Rp 22 miliar.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih yang mendampingi Menteri Dody, mengungkapkan perlunya segera dilakukan perbaikan karena kerusakanya dapat mengancam keberadaan Jembatan Srandakan Sungai Progo yang menghubungkan wilayah Bantul dan Kulonprogo.

BACA JUGA: Waspada! Dam Srandakan Jebol, Potensial Timbulkan Abrasi

“Selain itu bahkan terhadap keberadaan Jembatan Pandansimo Sungai Progo JJLS yang hingga kini masih delam proses pengerjaan,” kata Halim.

Alasan lain perlunya segera diperbaiki DAM ini adalah agar irigasi pertanian tidak terganggu, demikian pula keberadaan lahan pertanian dan pekarangan warga tidak terancam abrasi diterjang arus Sungai Progo. (Spd)

 


share on: